mepnews.id – Politeknik Negeri Malang (Polinema) menyelenggarakan Immersion Camp 2026 dalam upaya kampus mempersiapkan mahasiswa memiliki kompetensi global, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta kesiapan menghadapi dunia kerja dan pendidikan internasional. Kegiatan yang didanai sepenuhnya oleh Polinema ini diikuti peserta dari Malaysia, Thailand, dan Cina, serta perwakilan beberapa kampus di Jawa Timur.
Dikabarkan situs resmi polinema.ac.id edisi 13 Juli 2026, program International Experience Learning and Cultural Immersion ini diikuti 61 peserta termasuk mahasiswa dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), King Mongkut’s University of Technology Thailand, serta Shandong University of Science and Technology (SDUST) Cina.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan komunikasi internasional, kepemimpinan, kolaborasi tim, pemahaman budaya, hingga pengembangan karakter. Bekal ini penting dalam mengikuti program student exchange, joint degree, internship, maupun international class yang dimiliki Polinema melalui jejaring kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan industri di luar negeri.
Aktivitasnya antara lain diskusi kelompok, simulasi komunikasi lintas budaya, permainan kolaboratif, presentasi, hingga sesi berbagi pengalaman bersama narasumber akademik maupun profesional tingkat internasional. Suasana pembelajaran yang dinamis diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri peserta dalam berinteraksi di lingkungan global.
Selain mengasah kemampuan berbahasa Inggris, peserta didorong mengembangkan kemampuan berpikir kritis, adaptasi terhadap keberagaman budaya, kreativitas, serta keterampilan menyelesaikan permasalahan secara kolaboratif.
Kegiatan diawali dengan penyambutan peserta di balai kota Malang, 22 Juni 2026. Para peserta lintas negara tersebut diajak untuk mengenal potensi wisata, budaya, hingga kuliner khas Kota Malang. Selanjutnya, mahasiswa mendapat materi mengenai energi terbarukan, penyediaan air bersih, hingga penghijauan. Selanjutnya, mereka merakit teknologi tersebut di laboratorium Polinema. Puncaknya, karya mereka dipasang di kawasan Wisata Sumberingin, Desa Wringinsongo.



POST A COMMENT.