mepnews.id – Politeknik Negeri Malang (Polinema), melalui Direktorat Perencanaan dan Kerja Sama Internasional, mengadakan sosialisasi Program Joint Degree dengan Musashino University, Jepang, pada 8 Desember 2025. Kegiatan dihadiri jajaran pimpinan, koordinator program studi, tim internasional, serta mahasiswa dari Program Studi D4 Teknik Informatika dan D4 Sistem Informasi Bisnis.
Dikabarkan situs resmi polinema.ac.id, sosialisasi bertujuan memberi wawasan komprehensif pada mahasiswa mengenai peluang studi ke luar negeri melalui skema gelar ganda (joint degree).
Acara diawali pemutaran video profil Musashino University yang menampilkan lingkungan kampus, fasilitas pembelajaran modern, serta komunitas mahasiswa internasional. Perwakilan universitas menjelaskan fokus Musashino University dalam pengembangan teknologi digital, data science, dan literasi global, sekaligus menekankan pentingnya karakter dan integritas dalam proses pendidikan. Mahasiswa diajak memahami kultur akademik Jepang, standar pembelajaran, serta kesempatan pengembangan diri yang ditawarkan Musashino University.
Polinema menjelaskan struktur Program Joint Degree yang memungkinkan mahasiswa menjalani perkuliahan enam semester di Polinema kemudian semester tujuh dan delapan di Musashino University. Melalui program ini, mahasiswa berkesempatan memperoleh gelar Sarjana Terapan dari Polinema dan gelar Bachelor dari Musashino University bidang Computer Science atau Data Science. Penyetaraan kurikulum, rekognisi mata kuliah, dan kesesuaian jumlah kredit telah diatur agar proses akademik berjalan optimal dan sesuai standar internasional.
Sosialisasi juga memaparkan estimasi biaya untuk mengikuti program tersebut. Biaya pendidikan di Polinema berkisar Rp 13,5 juta per tahun, biaya di Musashino University setara Rp 62 juta per tahun bergantung nilai tukar mata uang. Selain itu, mahasiswa juga harus mempersiapkan biaya hidup selama di Jepang yang meliputi asrama Rp 5 juta per bulan, konsumsi Rp 1 juta – 2 juta per bulan, serta pengeluaran pribadi lainnya. Berbagai dokumen perjalanan seperti paspor, visa pelajar, dan biaya perjalanan internasional juga perlu disiapkan sejak awal.
Terkait persyaratan akademik, Polinema menyampaikan mahasiswa yang ingin mengikuti program ini harus memenuhi beberapa ketentuan, antara lain memiliki skor TOEIC minimum 605, IPK minimal 3,00, serta mendapatkan izin orang tua. Selain itu, mahasiswa diharapkan memiliki motivasi kuat untuk mengikuti pembelajaran internasional. Polinema juga menyiapkan dukungan berupa pendampingan persiapan TOEIC untuk membantu mahasiswa mencapai skor yang dipersyaratkan.
Panitia juga menyampaikan timeline pendaftaran program. Waktu pendaftaran 8 Desember 2025 hingga 11 Januari 2026, seleksi administrasi internal hingga 17 Januari. Nama-nama yang memenuhi syarat diajukan ke Musashino University pada 20 Januari. Wawancara pada 16 – 20 Februari, dan hasil akhir diumumkan 27 Februari. Mahasiswa yang lolos seleksi akan melanjutkan proses orientasi, pengurusan visa, serta persiapan keberangkatan.
Mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan mengenai fasilitas ibadah di kampus, pilihan asrama, proses rekognisi mata kuliah, pelaksanaan magang, hingga dukungan kampus terhadap persiapan TOEIC. Pihak penyelenggara memberikan penjelasan, termasuk rekomendasi agar magang atau PKL dilakukan terlebih dahulu di Indonesia sebelum mahasiswa berangkat ke Jepang.
Kegiatan ditutup dengan penyampaian harapan bahwa mahasiswa Polinema dapat memanfaatkan peluang pendidikan internasional ini sebagai pengalaman akademik dan kultural yang berharga. Polinema menegaskan komitmen untuk memperluas kerja sama internasional demi membuka akses pendidikan global lebih luas bagi mahasiswa.


