Yuk, Isi Musim Liburan dengan Kegiatan Positif

mepnews.id – Libur sekolah itu bisa menyenangkan tapi bisa juga mengesalkan atau bahkan mencemaskan. Menyenangkan karena si anak bisa punya waktu lebih banyak untuk melakukan aktivitas di luar sekolah. Mencemaskan, terutama bagi orang tua, karena si anak hanya bermain dan keluyuran yang mungkin mengarah ke perilaku negatif.

Syarifuddin SPd MPd, dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surabaya, membagikan tips bagi para orang tua agar anak tetap produktif saat liburan sekolah.

Pertama, ikuti kursus pengembangan bakat. Kursus pengembangan bakat seperti berenang, memanah, menari atau menyanyi bisa menjadi alternatif bagi orang tua untuk mengisi liburan anak dengan kegiatan lebih produktif.

“Di musim liburan sekolah, banyak lembaga kursus pengembangan bakat yang membuka kelas khusus untuk anak-anak. Hal ini dapat dimanfaatkan orang tua untuk mengisi liburan anak dengan hal-hal produktif,” ujar Syarif, lewat situs resmi um-surabaya.ac.id.

Kedua, main game edukatif. Libur sekolah merupakan waktu bagi anak untuk bermain dan bersenang-senang. Tidak ada salahnya orang tua memberikan waktu kepada anak untuk main game untuk membuat anak senang dan tidak bosan di rumah.

“Tapi, game yang diberikan usahakan edukatif. Misalnya: permainan menyusun kata, permainan tebak gambar, permainan kosa kata bahasa asing. Game edukatif dapat membantu perkembangan emosi dan kognitif anak,” imbuhnya.

Ketiga, berkebun. Mengajak anak berkebun menjadi salah satu aktivitas yang dapat dilakukan orang tua untuk mengisi liburan sekolah. Menanam dan merawat tanaman hias di rumah sangat cocok untuk melatih anak peduli terhadap kelestarian lingkungan. Selain itu, berkebun memberi banyak gerak fisik sehingga anak makin sehat.

Keempat, buat konten yang menarik. Saat liburan sekolah, orang tua memiliki waktu cukup panjang untuk melakukan aktivitas bersama anak. Salah satu yang bisa dilakukan orang tua bersama anak adalah membuat konten menarik dan edukatif.

“Bisa berupa konten sederhana, seperti belajar memasak, bermain musik, melukis dan lain sebagainya. Meski sederhana, konten demikian bisa merekam kenangan bagi orang tua dan anak. Syukur-syukur jika konten itu ternyata bermanfaat bagi orang lain yang melihatnya,” imbuhnya.

Kelima, ikuti kegiatan outbond. Mengikuti outbond di alam terbuka merupakan salah satu cara produktif untuk mengisi liburan anak. Kegiatan outbond di berbarbagai lembaga pelatihan dan pengembangan keterampilan bisa melatih keberanian anak, kepercayaan diri anak dan mendukung pengembangan diri anak baik secara fisik maupun mental.

Facebook Comments

Comments are closed.