Shampo Kucing dari Daun Asam Jawa

mepnews.id – Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK), yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K), menciptakan shampo kucing herbal anti jamur dan anti bakteri dengan memanfaatkan bahan daun asam jawa.

Dikabarkan situs rsmi usk.ac.id edisi 22 November 2023, tim ini terdiri dari Hidayatus Sadri selaku ketua, serta Lailatul Hasanah, Ririn Triyuliani, Safetri Yona, dengan anggota. Mereka dari Fakultas Kedokteran Hewan. Juga ada Aura Magfirah dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis selaku anggota. Mereka dibimbing Wahyu Eka Sari SSi MSi.

Tim mahasiswa USK yang menciptakan shampo kucing berbahan daun asam jawa.

Inisiasi produk bernama Cat Tamarin ini berawal dari maraknya pecinta kucing atau cat lovers khususnya di Kota Banda Aceh. Masalahnya, produk shampo di pasaran sebagian besar berbahan baku kimia sehingga dapat memberikan beberapa efek samping terhadap kucing. Antara lain alergi, iritasi, kerontokan bulu, dan kulit menjadi kering.

“Tim berdiskusi untuk membuat produk inovasi perawatan kucing menggunakan bahan alami. Dengan membaca berbagai literatur, serta tersedianya tanaman asam jawa di lingkungan kampus, kami menjadikannya potensi yang bisa dimanfaatkan,” jelas Sadri.

Asam jawa tanaman multifungsi. Dari akar, batang hingga daunnya dapat dimanfaatkan dalam industri makanan, minuman, farmasi, hingga kerajinan. Dalam daunnya terdapat beberapa kandungan senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas antibakteri, antijamur, antiinflamasi, dan antioksidan.

“Sejauh ini belum ditemukan produk komersial shampo kucing berbahan dasar asam jawa,” bebernya.

Aura menambahkan, komoditas produk yang diusulkan PKM-K ini hasil inisiatif mandiri, untuk membuka pangsa pasar produk shampo kucing berbahan dasar alami.

Keunggulan produk tersebut memanfaatkan potensi sumberdaya lokal berbahan alami ekstrak herbal daun asam jawa sebagai bahan utamanya. Produk perawatan hewan ini lebih aman digunakan dibandingkan dengan produk berbahan dasar kimia.

“Produk ini diharapkan dapat menjadi ide baru untuk membantu meningkatkan pertumbuhan usaha UMKM di masyarakat khususnya Kota Banda Aceh,” ujar Aura.

Facebook Comments

Comments are closed.