Program Tunanetra Mengaji dan Baca Braille Terus Digulirkan

mepnews.id – LAZIS Nurul Falah Mojokerto, ITMI (Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia) Jawa Timur, Nurul Qolbi Jakarta, dan Tilawati Probolinggo berkolaborasi mengusung program Tunanetra Mengaji dan pendidikan baca braille untuk memberantas buta huruf braille.

Program bersama ini muncul pada pengukuhan pengurus ITMI daerah Mojokerto, Probolinggo dan Ngawi pada 12 Februari 2023 di Jl. Brawijaya, Kedungkwali Gg 3 Timur no 38 Kelurahan Miji, Kranggan, Mojokerto. Kegiatan dihadiri 50 peserta tunanetra dari berbagai daerah Jawa Timur.

Menurut pernyataan ITMI Jawa Timur, sebagian besar tunanetra Jawa Timur tidak bisa membaca braille sehingga perlu adanya edukasi dan pendidikan baca braille. Maka, program ini menjadi salah satu caranya.

Acara dimulai dengan sambutan, pengukuhan pengurus ITMI daerah, dilanjutkan sharing session, dan ditutup dengan doa serta pembacaan draft kolaborasi bersama. Saat sharing session, setiap perwakilan menyampaikan aspirasi yang akan dijadikan program bersama.

Para peserta turut menyimak acara.

Dalam melaksanakan program ‘Tunanetra Mengaji’, LAZIS Nurul Falah Mojokerto mengambil peran sebagai pelaksana atau fasilitator, Nurul Qolbi sebagai penanggungjawab program, ITMI menggerakkan teman-teman netra muslim di Jawa Timur, dan Tilawati Probolinggo mendukung pada bagian kurikulum pembelajaran Al-Quran Braille dan Pendidikan Braille.

Adi Sugeng Pribadi, selaku ketua Cabang LAZIS Nurul Falah Mojokerto, menyampaikan harapan agar program-program bersama ke depan dapat menjadi langkah baik untuk memfasilitasi teman tunanetra dan disabilitas lainnya untuk mendapatkan hak yang sama dengan orang awas secara pendidikan dan ekonomi.

“Semoga Allah SWT mudahkan semua langkah baik kita semua. Program-program yang akan dilakukan menjadi keberkahan serta diberikan kelancaran oleh Allah,” kata Adi.

Pada kesempatan yang sama, LAZIS Nurul Falah bersama Nurul Qolbi memberikan uang transpor kepada teman tunanetra yang hadir di acara pengukuhan.

“Semangat teman-teman yang hadir tidak bisa dibayar dengan uang ini, namun bisa membantu untuk perjalanan kembali,” kata ia. (Rozi)

Facebook Comments

Comments are closed.