Mahasiswa Udinus Persembahkan Emas Pertama Panahan Asia Games untuk Indonesia

mepnews.id – Nurisa Dian Ashrifah membanggakan Indonesia setelah merebut medali emas olahraga panahan nomor compound individual putri di Asian Games 2026. Berdasarkan data dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, ini emas pertama olahraga panahan sepanjang sejarah keikutsertaan kontingen Merah Putih di Asian Games.

Mahasiswi program sarjana Manajemen di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang ini menuntaskan laga final pada 1 Oktober 2026 di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, Jepang. Ia menang tipis 139–137 atas Amaya Amparo Cojuangco pemanah Filipina. Sebelum ke final, ia menumbangkan pemanah-pemanah unggulan dari Korea Selatan dan India.

Nurisa mengaku sangat bersyukur, terharu, dan bangga dapat mengukir sejarah baru dengan mempersembahkan emas pertama bagi cabor panahan Indonesia di panggung Asian Games. Ia berharap capaian ini dapat menjadi bukti sekaligus motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berjuang maksimal di bidangnya masing-masing.

“Kondisi angin di lapangan memang cukup kencang dan membuat pertandingan final berjalan sangat ketat. Namun, saya berusaha untuk tetap tenang, menjaga fokus, dan terus konsisten berjuang sampai anak panah terakhir,” ungkap Nurisa lewat situs resmi dinus.ac.id.

Capaian di Jepang ini bukan kali pertama bagi Nurisa dalam mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi. Dalam debut-nya pada SEA Games 2025 di Thailand, ia meraih emas nomor compound putri individual setelah mengalahkan wakil Singapura dengan skor 142–140 di final. Di nomor beregu, ia turut menyumbangkan satu emas dan satu perunggu.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Udinus, Prof Dr Dra Kusni Ingsih SE MM, bangga atas capaian mahasiswi Udinus tersebut. Ia menegaskan universitas senantiasa berkomitmen memberikan dukungan penuh, fasilitas, serta apresiasi berupa beasiswa dan penghargaan tertinggi bagi mahasiswa yang mengharumkan nama almamater serta bangsa di kancah internasional.

“Kami keluarga besar Udinus merasa sangat bangga atas torehan sejarah yang diukir Nurisa Dian Ashrifah. Keberhasilan menyumbang emas pertama bagi panahan Indonesia di Asian Games merupakan momentum bersejarah yang membanggakan Udinus, sekaligus diharapkan menjadi inspirasi besar bagi atlet-atlet mahasiswa lainnya,” ujar Prof Kusni.

Medali yang diraih Nurisa menjadi emas kelima bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2026, sekaligus melampaui target awal empat medali emas. (Haris)

Facebook Comments

POST A COMMENT.