MEPNEWS.ID-Kalau biasanya mahasiswa akrab dengan istilah KKN atau KPM, kali ini giliran kampusnya yang “KKN-an” alias Kerja Sama Nyata. Program Studi Ekonomi Syariah STAIMAS Wonogiri resmi jalin kemitraan dengan BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Tujuannya? Nggak tanggung-tanggung: pendidikan, penelitian, sampai pengabdian masyarakat.
Audiensi berlangsung Kamis (4/9/2025) di kantor BAZNAS. Dari pihak kampus hadir Ketua Prodi Ekonomi Syariah, Makhda Intan Sanusi, bareng Sekretaris Prodi, Hasbi, dan Ketua LPM, Indra Setiawan. Mereka disambut langsung oleh Pimpinan BAZNAS Wonogiri, Drs. H. Yazid, M.Si. Jadi bukan sekadar temu kangen, tapi obrolan serius soal masa depan pendidikan dan pemberdayaan umat.
Tiga bidang jadi fokus utama: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Di ranah pendidikan, BAZNAS bakal ikut jadi mitra peningkatan mutu pembelajaran. Untuk penelitian, dua lembaga ini sepakat bareng-bareng ngulik isu zakat, infak, dan sedekah—nggak cuma hitungan angka, tapi juga dampaknya buat kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, di ranah pengabdian masyarakat, kerjasama diarahkan ke program yang beneran bisa dirasakan langsung warga, terutama soal pemberdayaan ekonomi berbasis syariah.
Singkatnya, STAIMAS bawa teori, BAZNAS bawa praktik, ketemu di lapangan buat hasilkan manfaat. Kalau ini jalan, harapannya bukan cuma laporan kerjasama yang rapi di map biru, tapi ada bukti nyata di Wonogiri: dari pendidikan lebih berkualitas sampai masyarakat yang lebih sejahtera.


