mepnews.id – Pada musim hujan, potensi masalah yang sering terjadi tidak saja banjir dan tanah longsor. Kelembaban tinggi di musim hujan juga sering menimbulkan masalah kesehatan.
Lewat situs resmi um-surabaya.ac.id, Firman dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surabaya, menyebut setidaknya ada tiga jenis penyakit yang paling sering muncul di musim hujan.
Pertama, infeksi saluran pernafasan akibat virus influenza. Gejala yang timbul antara lain flu, bersin-bersin, sakit tenggorokan, demam, sakit kepala hingga batuk.
“Virus ini menular melalui droplet (percikan cairan mulut) dari orang yang terinfeksi. Ketika muncul gejala bersin atau batuk, virus influenza terbawa droplet. Jika droplet terhirup orang lain, terjadilah penularan,” ujar Firman.
Kedua, penyakit demam berdarah. Penyakit ini disebabkan virus yang disebarkan nyamuk Aedes aegypti. Tempat-tempat berair dan lembab, menjadi sarang nyamuk sebagai tempat untuk berkembang biak.
Nyamuk betina menjadi vektor virus penyakit demam berdarah saat menghisap darah manusia. Nyamuk jantan tidak, karena hanya menghisap cairan tumbuhan atau sari bunga.
Nyamuk jantan beda dengan betina karena memiliki antena berbulu lebat. Nyamuk betina tidak memiliki antena berbulu lebat.
Nyamuk betina menghisap darah, terutama darah manusia, karena membutuhkan zat besi dan kandungan lainnya untuk mempercepat proses pematangan sel telur hingga cepat menetas.
“Nyamuk Aedes aegypti bisa menggigit berulang kali. Saat menggigit, dia memasukkan air liur yang kadang mengandung virus ke dalam tubuh manusia. Virus itu didapat saat nyamuk menghisap darah orang yang sudah sakit. Maka, di sini proses infeksi dimulai hingga menyebabkan penularan penyakit demam berdarah,” imbuhnya.
Ketiga, diare. Ini gangguan pencernaan yang ditandai dengan feses encer. Buang air besar lebih dari tiga kali sehari. Sering disebabkan oleh konsumsi makanan yang terkontaminasi kuman, bakteri maupun parasit.
Diare tidak bisa dianggap remeh. Balita yang diare dapat menimbulkan kondisi emergency. Saat kehilangan cairan banyak akibat diare, seseorang bisa mengalami syok hipovolumik. Kesadarannya menurun, tekanan darahnya turun secara drastis, dan denyut nadinya melemah.
Agar tubuh tetap sehat di musim hujan, emoat hal penting harus dilakukan. Pertama, jaga kebersihan. Sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Kedua, hindari kontak langsung dengan orang yang sedang flu dan batuk. Ketiga, lakukan 3 M (menguras, menutup, mendaur ulang dan menabur bubuk abate).
“Terakhir, tapi sangat pEnting, konsumsi makanan bergizi, buah dan sayur, untuk menjaga sistem kekebalan tubuh,” kata Firman.


