Breaking News
- NewsUnesa Sediakan Ruang Laktasi, Daycare, dan Area Bermain Anak
- HeadlineUndiksha Badminton Open III Jaring 323 Atlet
- NewsUKM PA Leuser USK Gelar Pelatihan Manajemen Bencana di Gayo Lues
- NewsDispendik Surabaya Minta Outing Class di Dalam Kota Saja
- HeadlinePerguruan Tinggi dan Sekolah Terdampak Karhutla
- Guru MenulisKesepian Bisa Mengambil Jatah Kesehatan Hampir Enam Tahun
- NewsMahasiswa Unud Berempati pada Pengantre BBM
- Kabar SekolahSRMA 36 Bojonegoro Gandeng Unigoro untuk Robotika dan Aeromodelling
- HeadlineUnair dan AUN-HPN Tebar Benih Gurame di Kalimas
- NewsDosen Ummi Kenalkan Budaya Sunda di Malaysia
Bahan Antiradar untuk Pertahanan Indonesia
mepnews.id – Indonesia memerlukan teknologi pertahanan mandiri untuk meminimalisir ancaman dari pihak luar. Prof Dr Mashuri SSi MSi, Guru Besar ke-203 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), menciptakan bahan antiradar guna menyokong teknologi pertahanan dan keamanan nasional. Profesor dari Departemen Fisika itu menyebutkan, penelitian dimulai setelah ada pesawat asing tidak terdeteksi sistem radar saat melintasi Laut
Read More

