#ramadhan

Iedul Fithri: Kembali dari Riba ke Zakat

By Daniel Mohammad Rosyid Allahu akbar 2. Laa ilaaha illa Allah. Allahu akbar 2 wa lillahil hamd_ !!! Alhamdulillah, setelah sebulan penuh berpuasa Ramadhan kita berharap telah memupuk kompetensi _muttaqin_ (al Baqarah : 183) : (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ) Setiap Jumat kita selalu diingatkan

Read More

Tangan Kasar Jamaah Surga

Catatan Pasca Ramadhan (2) By Yusron Aminulloh MEPNews.id —- Pertengahan ramadhan, saya sholat tarawih di sebuah kampung. Meski posisinya pinggiran kota, tapi suasana kampung terasa. Jamaahnya pakai sarung, sudah tua-tua, kopyah hitam yang rata-rata sudah lusuh, lama dipakai. Ada yang menarik ingin saya tuliskan, suasana hangat, desa, guyup menjadi kekuatannya. Dan meski hanya sekitar 50

Read More

Kegagalan atau Keberhasilan atas Keinginan

Catatan Pasca Ramadhan (1) By Yusron Aminulloh MEPNews.id — SEBULAN penuh Ramadhan, saya libur menulis. Saya tidak menemukan tema yang menarik, karena saya sendiri sedang tidak tertarik dengan penglihatan mata saya. Sejumlah peristiwa di dunia maya, sebagian kecil layak dibaca, sebagian besar layak dilewatkan. Ini mungkin karena kelemahan iman saya, kekotoran hati, atau kekerdilan pikiran

Read More

Memaknai Manisnya Gula dan Gula

Catatan Oase : Perjalanan Di Penghujung Romadhon : MEPNews.id —– Manisnya gula merujuk pada suatu rasa yang dilakukan oleh indera perasa. Indera perasa yang bisa merasakan manis dan tidaknya gula adalah lidah. Begitu juga pedas dan tidaknya cabai, lidahlah yang berperan untuk merasakan. Walau sejatinya seluruh tubuh kita juga bisa memfungsikan indera perasanya. Tapi rasa

Read More

“Ramadhan dan Deschooling Indonesia”

Oleh : Daniel Mohammad Rosyid MEPNews.id —– Ramadhan segera berlalu. Dia adalah syahru madrasah, community self- organized education yang tidak membebani APBN/D. Bayangkan Indonesia tanpa Ramadhan beberapa tahun saja, negeri ini pasti sudah meluncur jatuh ke jahiliyah modern di mana orang bisa memperoleh surat nikah untuk pernikahan sesama jenis. Selama Ramadhan itu mereka yang beriman secara

Read More

Malam Ganjil Genap

Catatan : Adriono Tengah malam ini kuterjaga dengan sendirinya. Tumben. Padahal biasanya baru melek bila alarm hape sudah menjerit berulang-kali. Badan terasa segar ketika kulirik jam dinding masih menunjuk pukul setengah satu. Wajar segar, saya sudah terkapar pulas semenjak sore tadi. Tetapi segera kusadari bahwa malam ini bukan malam ganjil. Malam yang katanya merupakan waktu

Read More

Lailatul Qadr Menurut Dua Pemikir Tasawuf Berbeda Zaman

MEPNews.id – Lailatul qadr adalah malam istimewa, malam keutamaan. Keutamaan itu, menurut Nasaruddin Umar, pengajar IAIN Jakarta, berupa vibrasi (getaran) spiritual. Lail adalah malam. Perspektif tawasuf memandangnya sebagai sisi feminin. Lawan katanya nahr, siang, sebagai sisi maskulin. Lailatul qadr menonjolkan nuansa feminin dalam arti nurturing: kelembutan, kehangatan, kemesraan, pengayoman. Lawannya struggle: perebutan, keangkuhan, penguasaan, ketegaran.

Read More

Komunikasi Lebaran Zaman Sekarang

Oleh: Teguh W. Utomo MEPNews.id – Sekarang sudah menjelang akhir Ramadhan. Tak lama lagi, Idul Fitri datang. Sudah menjadi kelaziman di Indonesia, dan kawasan etnik Melayu lainnya, untuk melakukan silaturrahim. Berkunjung ke akar keluarga, saling memberi salam pada rekan dan kolega, hingga tradisi mudik. Komunikasi pesan-pesan Lebaran tentu terjadi. Orang-orang sedapat mungkin bertemu saling berhadapan

Read More

Menjadikan Hidup Bersama Lailatul Qodar

Catatan Oase : MEPNews.id —- Menjelang 10 hari terakhir pelaksanaan ibadah puasa selalu diwarnai dengan perbincangan tentang malam lailatul qodar, malam yang disebut sebagai malam kebaikan yang bernilai 1000 bulan. Begitulah Allah menjelaskan dalam Al Qur’an tentang malam kebaikan 1000 bulan tersebut. Malam dimana malaikat turun Untuk memberikan pelayanan tentang apa saja perbuatan yang dikerjakan

Read More

Meraih Kebahagiaan pada Akhir Ramadhan

Oleh: Khusnatul Mawaddah MEPNews.id – Banyak cara kita untuk menjadi bahagia di dunia dan akhirat. Tidak harus dengan cara yang muluk-muluk. Bahkan, dengan cara sederhana berupa berkomunikasi dengan sesama juga bisa menjadi sarana untuk berbahagia. Setiap hari, aktifitas kita yang berhubungan dengan manusia pasti tidak selamanya mulus. Sesekali ada kekhilafan. Salah paham hal sepele maupun

Read More