#padhangmbulan

Muhammad Ainun Nadjib: Ngeri Ngelihat Kilatan Pedang

TULISAN yang sudah siap, saya tunda, insert tulisan ini, karena semalam saya berjumpa dengan “Al-Maidah 54” pukul 20.30 sd 02.30 di lapangan Polinema Malang. Katanya berjumlah di atas 8-ribu, tapi menurut saya di bawah 6-ribu kaum muda. Terhadap pertanyaan mereka “bagaimana menyikapi fakta bahwa Islam dijahati dan Ummat Islam direndahkan, diejek, dilecehkan, bahkan dihina dengan

Read More

Muhammad Ainun Nadjib: Berat Hati dan Tidak Tegaan

Oleh: MUHAMMAD AINUN NADJIB  Takfiry adalah perjuangan menegakkan keIslaman dengan semangat meng-kafir-kan. Tamkiry adalah perjuangan menegakkan kebenaran dengan semangat me-makar-kan. KeIslaman dan kebenaran ada pada diri seseorang, tudingan kafir dan makar terhadap yang bukan dirinya. Kosakata takfiry lazim dipakai dalam Bahasa Arab, sedangkan Tamkiry meskipun belum pernah dipakai, tetapi ia tidak menyalahi pola gramatika Bahasa Arab. Bangsa

Read More

Muhammad Ainun Nadjib: Pancasila Gue-Gue

Oleh : Muhammad Ainun Nadjib Akhir-akhir ini definisi dan segala urusan yang menyangkut NKRI, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dengan macam-macam onderdil politiknya: pluralisme, radikalisme, intoleransi, diktator minoritas, apapun — semakin harus mengacu ke wacana Dinasti Gue-gue. Termasuk Agama, Tuhan, Nabi, ketokohan dan kepahlawanan: harus mengacu kepada persembahan kepada kebenaran eksistensi dan legalitas Gue-gue. Dinasti dari

Read More

Emha Ainun Nadjib: SHUMMUN-BUKMUN

4 Ramadlan 1438-H Oleh : Emha Ainun Nadjib. Aku sangat percaya kepada Allah dengan hidayah-Nya di AlQur`an, sampai ke taraf – mohon maaf, istilah Bahasa Indonesianya: membabi-buta. Tentulah penggunaan idiom itu sangat tidak sopan dan terasa sangat mengotori. Tetapi kalau saya pakai kata total, absolut, sepenuhnya, atau mungkin harga mati – rasanya kurang mengandung emosi

Read More

Muhammad Ainun Nadjib: Puasa Ibunda

3 Ramadlan 1438 H PUASA IBUNDA Oleh: Muhammad Ainun Nadjib Sejak kecil saya merendam pertanyaan di lubuk hati kenapa di Keluarga saya tidak pernah saya alami dan rasakan tradisi atau suasana ritual puasa sebagaimana yang saya jumpai di semua keluarga yang lain. Memang pada setiap Ramadlan terdapat suasana khusus, semacam kegembiraan dan kekhusyukan yang tidak terjadi

Read More

Kuliah Gratis di ‘Universitas Maiyah’

  Ada seorang gadis yang ingin berkuliah. Di tengah-tengah keinginannya itu, ia menemukan kuliah gratis di ‘Universitas Maiyah’. Mungkin agak berlebihan jika ia menyamakan maiyah dengan universitas, tapi memang itulah yang ia rasakan. Ia mulai mengenal kuliah gratis itu sejak Maret 2016. Ia mengetahui Universitas Maiyah pertama kali dari Buletin Maiyah. Buletin Maiyah membuat ia

Read More

Cak Nun: Semua Orang adalah Buruh, “Mburuh” kepada Allah

MEPNews.id — Semua orang adalah buruh. Mburuh kepada Allah. Penegasan itu disampaikan Cak Nun, pada acara Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Pasuruan sengaja digelar di Taman Candra Wilwatikta, Pandaan, Senin, (1/5). “Semua orang adalah buruh, mburuh kepada Allah,  dimana cara “mburuh” kita dengan pengabdian kepada Allah untuk mendapatkan berkah,” tegas Cak

Read More

Cak Nun: Kalau Sedih Jangan Cari Hiburan, tetapi Hadapi dengan Keyakinan

MEPNews.id —  Kalau sedih, jangan mencari hiburan akan tetapi harus di hadapai dengan keyakinan, bahwa tidak ada segala sesuatu yang terjadi didalam semesta tanpa ridhoNya. Penegasan itu disampaikan Emha Ainun Najib yang akrab dipanggil Cak Nun dalam acara Ngaji bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng Minggu malam  (23/4). Acara ini diadakan dalam rangkah memperingati acara

Read More

Cak Nun: Negara Kita Seperti Sayur Lodeh

MEPNews.id —  Cak Nun mengibaratkan Negara ini seperti sayur lodeh. Yang disebut sayur lodeh adalah kesatuan dan kebersamaan antara terong, daun salam, kacang panjang, dan unsur lainnya. Tetapi orang kota bilang kita primordial karena kita orang Islam yang merupakan salah satu unsur “lodeh nasional”, tetapi begitu kita bilang Allahu Akbar dibilang negara Islam. Penegasan ini

Read More

Keseimbangan Dinamis-Realistis Silmul Islam dan Islamus Silmi

Reportase Pengajian Padhangmbulan, April 2017 MEPNews.id – 23 tahun usia Padhangmbulan. Usia yang secara biologis menjadi gerbang untuk memasuki kematangan-kematangan. Namun, selama 23 tahun itu “penampilan” Padhangmbulan yang sederhana dan tidak ada cuatan kemegahan, atau menurut Cak Nun pengajian kok mbembet, justru menyimpan kematangan dan kedalaman. Saya merasakannya ketika Selasa, 11 April 2017, Cak Nun tidak

Read More