#maiyah

Dua Keyakinan untuk Kedatangan Cak Nun di Brussel

MEPNews.id — Setelah menempuh perjalanan 3,5 jam, Cak Nun dan Ibu Novia tiba di Station Brussel. Di sana sudah tampak Mas Bachtiar Hasan dan Mas Arif Wibowo yang… Setelah menempuh perjalanan 3,5 jam, Cak Nun dan Ibu Novia tiba di Station Brussel. Di sana sudah tampak Mas Bachtiar Hasan dan Mas Arif Wibowo yang menjemput

Read More

Menemukan Subjek Dalam Logika Cinta Segitiga, Dialog Cak Nun di Bambrugge

  MEPNews.id — Dalam skema segitiga itu subjek utama adalah Allah. Alasan Allah kenapa melakukan sesuatu hal itu karena ada Muhammad Saw. Sore hari sebelum acara malam nanti, di rumah Mas Bachtiar di kawasan Bambrugge, Cak Nun, Mas Arif, Mas Aditya, dan Mas Gandhie, salah seorang Redaktur Maiyah, ngobrol santai. Ditemani minuman teh dan roti

Read More

Cak Nun Ajak Jamaah Masjid Indonesia di Frankfurt Mentadabburi Al Maidah Ayat 54

MEPNews.id — 22 Desember 2016 pukul 18.00, aspal masih basah oleh gerimis yang mengguyur seharian. Malam pekat hawa dingin menuju minus di Winter Wetter justru seakan menjelma penyulut semangat langkah para pencari ilmu untuk berbondong-bondong datang ke Masjid Indonesia Frankfurt. Terlebih kali ini mereka akan bertemu dengan seseorang yang spesial. Di Jerman, masjid ini dikenal

Read More

Cak Nun Tiba di Frankfurt

MEPNews.id Sesuai yang dijadwalkan, pukul 6.30 pagi pesawat mendarat di Frankfurt International Airport setelah menempuh 12 jam perjalanan dari Ho Chi Minh, Vietnam. Sesuai yang dijadwalkan, pukul 6.30 pagi roda pesawat mendarat di landasan Frankfurt International Airport setelah menempuh 12 jam perjalanan dari Ho Chi Minh, Vietnam. Sepanjang perjalanan, cuaca cukup bersahabat menemani penerbangan. Udara

Read More

Cak Nun Sepekan di Eropa, Ayo Kita Menyelisik Kehidupan Muslim di Jerman

MEPNews.id – Setelah tiada henti ber-maiyah, dari kota ke kota di Jawa, dari pulau ke pulau ke Nusantara,mulai hari ini, Cak Nun (Emha Ainun Najib) bersama istrinya, Novia Kolopaking melakukan tour maiyah ke Jerman dan Eropa selama sepekan. Siang tadi,rombongan bertiga, dengan Gandie Kenduri Cinta, meninggalkan Jakarta menuju Ho Chi Min City terus Frankrut. Jerman.

Read More

Yang Dilanggar Tidak Hanya Aqidah, Tetapi Juga Akhlak dan Akal Sehat

MEPNews.id —- Zaman ini kita sebagai  manusia Indonesia, manusia beriman, banyak orang yang tidak hanya melanggar aqidah. Tetapi juga melanggar akhlak bahkan melanggar akal sehat. ” Orang mudah saja melalukan banyak hal yang tidak masuk akal dan tidak bisa diterima akal sehat. Demikian juga orang mudah melanggar akhlak tetapi  bicaranya seolah olah menegakkan akhlak. Ini

Read More

Cak Nun: Banyak Orang Kehilangan Kemesraan dan Kemunduran Pola Pikir

MEPNews.id —– Banyak orang sekarang yang tidak memiliki kemesraan antara sesama, karena media sosial. Saling tuding, saling hina, saling fitnah menjadi pola makan sehari-hari bangsa ini. Hal ini ditegaskan Cak Nun dalam acara rutin bulanan Maiyah Bangbangwetan di Balai Pemuda (15/12) tadi malam. “Kemunduran pola pikir inilah yang membuat kita hidup dalam prasangka dan fitnah

Read More

Cak Nun: Banyak Manusia Sombong dengan Kebenaran

MEPNews.id —- Manusia sekarang ini banyak yang sombong dengan kebenaran. Mereka merasa memiliki ilmu —-meski sebenarnya sedikit—tapi berani beraninya sering mempertanyakan kehendak Allah. Nilai nilai itulah yang dibahas panjang lebar oleh Cak Nun dengan sejumlah contoh, dalam Majelis Masyarakat Maiyah Padhang mbulan, Rabu (14/12) malam di desa Menturo Jombang. “Bahkan akal manusia sekarang kemudian menyempitkan

Read More

Cak Nun: Ummat Islam Bela NKRI

Oleh : Muhammad Ainun Nadjib (Tulisan ke-9 dari 10) Kalau Allah menghidayahi dan memerintahkan Ummat Islam untuk berhimpun lagi pada suatu siang, saya berpendapat yang mereka lakukan adalah “Ummat Islam Bela NKRI”. Membela kedaulatan NKRI adalah perwujudan yang membumi dari Bela-Islam pada koordinat ruang dan waktu yang terukur. Syariat Allah menakdirkan alias mewajibkan mereka lahir

Read More

“SELAMAT TINGGAL,” KATA IBU PERTIWI

Oleh : Muhammad Ainun Nadjib (Tulisan ke-8 dari 10) Kalau pertengkaran nasional ini memang tak akan kita akhiri. Kalau saling curiga, benci, dan memusuhi ini tak kita upayakan bersama untuk selesai. Kalau tak henti-henti saling memunafiki, menikam dari belakang, lain mulut lain hati, saling hipokrit dan melamisi. Kalau kebiasaan tidak dewasa, mudah mengutuk, dan tradisi

Read More