Literasi

Menyeruput Secawan Cinta Kang Mo

MEPNews.id —- Hidup butuh keseimbangan. Ada saat menghirup ada pula saat menghembus. Bila hari-hari penuh diliputi polusi ujaran kebencian, tulisan hoax, dan pekatnya rasa intoleransi, kiranya layak diimbangi dengan menghirup buku-bacaan jernih yang mendamaikan hati. Bila hari-hari telah dipenuhi dengan kesibukan mencari materi, mengejar ambisi duniawi, ada baiknya kita mengambil jeda, lalu memikirkan dimensi yang

Read More

Hamid Jabbar: Banyak Orang Menangis Kekasih

MEPNews.id BANYAK ORANG MENANGIS KEKASIH banyak orang menangis, kekasih, banyak orang menangis sepanjang gang sepanjang hari-hari menangis seperti ayam, di matamu, banyak orang mengalir sepanjang lambai sepanjang sangsai meleleh di pipimu, kekasih, di pipimu sayang banyak orang dalam tangis rasa-tak-sampai membadai badai orang begitu perih menagis sepanjang gang badai ayam begitu letih berkotek berkandang- kandang

Read More

Saja Orang Miskin Karya Ws Rendra

MEPNews.id — SAJAK ORANG MISKIN Orang-orang miskin di jalan, yang tinggal di dalam selokan, yang kalah di dalam pergulatan, yang diledek oleh impian, janganlah mereka ditinggalkan. Angin membawa bau baju mereka. Rambut mereka melekat di bulan purnama. Wanita-wanita bunting berbaris di cakrawala, mengandung buah jalan raya. Orang-orang miskin. Orang-orang berdosa. Bayi gelap dalam batin. Rumput

Read More

Emha Ainun Nadjib: Doa Sehelai Daun Kering

MEPNews.id — DOA SEHELAI DAUN KERING Janganku suaraku, ya ‘Aziz Sedangkan firmanMupun diabaikan Jangankan ucapanku, ya Qawiy Sedangkan ayatMupun disepelekan Jangankan cintaku, ya Dzul Quwwah Sedangkan kasih sayangMupun dibuang Jangankan sapaanku, ya Matin Sedangkan solusi tawaranMupun diremehkan Betapa naifnya harapanku untuk diterima oleh mereka Sedangkan jasa penciptaanMupun dihapus Betapa lucunya dambaanku untuk didengarkan oleh mereka

Read More

Sedih Itu…

MEPNews.id —– Sedih itu…. Ketika kita dibangunkan Allah pada malam hari, namun diri lebih memilih nikmatnya tidur lagi dari pada mengambil air wudhu lalu bersimpuh sujud hadapan-Nya. Sedih itu…. Ketika kita sedang berkendara pribadi, lalu ada seruan untuk shalat di salah satu rumah Allah, namun diri lebih memilih melanjutkan perjalanan hingga shalat berjamaah terlewatkan. Sedih

Read More

Kamu Tak Tahu Syariat

MEPNews.id —- Kalau engkau tak tahu syariat Islam, seharusnya engkau belajar bukan berpuisi, harusnya bertanya bukan malah merangkai kata tanpa arti Bila engkau mau mengkaji, engkau akan memahami bahwa hijab itu bukan hanya pembungkus wujud, tapi bagian ketaatan, sebagaimana saat engkau ruku dan sujud Engkau juga akan mengerti, bahwa membandingkan konde dan cadar itu perkara

Read More

Yang Terhormat Ibu Indonesia

Foto: Djoko Suhermanto MEPNews.id —- Yang kutahu, Ibu Indonesia itu adalah semua wanita terhormat dari segenap penjuru negeri ini. Dari Sabang sampai Merauke. Dari yang berkain songket, bersarung, hingga berbatik. Dari yang berkebaya, hingga berabaya. Dari yang rambutnya bersanggul, tergerai sepinggul, atau yang berkerudung hingga tertutup hijab panjang bahkan menambahkan cadar. Yang kutahu, Ibu Indonesia wanita

Read More

Puisi Bukan untuk Mengotori Dunia

MEPNews.id —- Wahai saudariku Sukmawati Waktu remaja, aku mengagumimu Trahmu yang berbalut Soekarno, Gaya hidupmu yang nyeniman, Pernikahanmu dengan pengeran. Di masa tuaku kini Aku dikejutkan ulahmu Berpuisi tentang hal-hal yang tak kau tahu. Kau bilang kau tak tahu syariat, Tapi kenapa kau menghujat? Di balik estetika puisimu Tersembunyi rasa kebencian Akan hal-hal yang engkau

Read More

Imajinasi Seni, Manusia Telanjang dan Antonio Blanco

  Catatan : Denny JA MEPNews.id —- Suatu ketika, sastrawan legenda Goethe berkata. Mereka yang tak pernah melihat sistine chapel, tak akan pernah menduga pencapaian yang bisa dicapai oleh manusia. Sekitar tujuh tahun lalu, berjam- jam saya menikmati, merenung dan terdiam memandang dinding dan plafon sistine Chapel. Serial lukisan Michael Angelo seolah hidup dan bercerita.

Read More

Cerpen Ahmad Tohari: Pengemis dan Shalawat Badar

MEPNews.id —- Bus yang aku tumpangi masuk terminal Cirebon ketika matahari hampir mencapai pucuk langit. Terik matahari ditambah dengan panasnya mesin disel tua memanggang bus itu bersama isinya. Untung bus tak begitu penuh sehingga sesama penumpang tak perlu bersinggungan badan. Namun dari sebelah kiriku bertiup bau keringat melalui udara yang dialirkan dengan kipas koran. Dari

Read More