Kulit Mati Mengelupas; Pertanda Apa?

MEPNews.id – Ingin tahu mengapa kulit di tangan atau kaki retak-retak dan terkelupas? Sebagian besar itu tidak berbahaya. Bisa jadi hanya kasus kulit kering yang terjadi karena perubahan musim atau kurangnya kelembaban. Tetapi, Sadhana Bharanidharan dalam MedicalDaily edisi 9 Oktober 2018 menyebut, mungkin ada beberapa kondisi lain yang perlu lebih diperhatikan.

Eksim
Eksim adalah kondisi yang mempengaruhi kemampuan kulit melindungi diri sendiri dan memungkinkan terjadinya kerusakan dengan mudah. Tergantung pada individu, seseorang mungkin mengalami pengelupasan (sering kali di tangan yang dikenal sebagai eksim tangan) sebagai respons terhadap pemicu antara lain keringat, udara dingin, mandi air panas, sabun, kain, deterjen, wewangian, tepung sari, dan sejenisnya.

Beberapa profesi memungkinkan kulit terpapar lebih tinggi terhadap pemicu masalah. Contohnya; pekerja konstruksi, penata rambut, koki, tukang ledeng, dan lain-lain. Jika Anda mengalami kondisi ini, segera ke dokter kulit. Setelah diagnosis, Anda mungkin diminta menghindari pemicu eksim, lalu menggunakan krim atau pelembab untuk merawat kulit yang rusak.

Terbakar sinar matahari
Apakah Anda menghabiskan banyak waktu di bawah terik matahari belakangan ini? Kemungkinan pengelupasan kulit adalah pertanda terbakar sinar matahari. Terutama jika Anda tidak menggunakan tabir surya. Atau, memakai tabir surya tapi tidak menerapkannya dengan cara yang benar.

“Ada berbagai tingkat keparahan akibat terbakar sinar matahari,” kata Dr Gabriel Neal, asisten profesor klinis di Texas A & M College of Medicine. “Jika sampai terkelupas, maka itu kulit terbakar tingkat sedang. Pengelupasan bisa berlangsung mulai beberapa hari hingga satu minggu sebelum berhenti. Jangan mencoba mengupas kulit mati ini karena dapat meningkatkan kemungkinan jaringan parut. Biarkan terkelupas sendiri.”

Selain tabir surya, individu yang berisiko juga harus memilih bentuk lain perlindungan sinar matahari. Antara lain tetap di bawah naungan atau memakai topi.

Kaki atlet
Ini jenis infeksi jamur yang berdampak pada kaki seseorang. Biasanya dimulai dengan ruam bersisik pada jari-jari terluar yang bisa menyebar ke telapak kaki, kuku kaki, atau sisi-sisi kaki. Pengelupasan kulit dapat terjadi bersamaan dengan rasa gatal dan sensasi menyengat.

“Mengenakan sepatu sangat tertutup, saat kaki sedang berkeringat, dapat menyebabkan gejala-gejala ini. Sepatu yang tertutup benar-benar bertindak seperti kompor. Karena lembab, gelap dan hangat, kaki Anda bisa benar-benar rentan terhadap jamur,” kata Mark Hinkes DPM, ahli penyakit kaki.

Risiko infeksi juga ada jika Anda berbagi kaus kaki dan sepatu, berjalan di tempat umum tanpa alas kaki, mengalami cedera kaki, dan lain-lain. Hinkes menyarankan Anda menemui ahli penyakit kaki untuk memastikan apakah penyebab utamanya diabetes atau penurunan kekebalan tubuh, atau sekadar jamur.

Facebook Comments

POST A COMMENT.