Gempa Palu: UNAIR Tampung Mahasiswa Untad

Palu thumbnailMEPNews.id – Bencana gempa, tsunami dan likuefaksi tanah yang melanda kawasan Palu-Donggala-Sigi di Sulawesi Selatan berdampak begitu besar. Bencana yang berawal pada 28 September 2018 itu salah satunya memutus proses pendidikan tingkat dasar hingga pendidikan tinggi.

Mengenai hal itu, Rektor Universitas Airlangga Prof. Nasih menyambut baik himbauan Rektor Universitas Tadulako (Untad) Palu dalam Majelis Rektor PTN se-Indonesia (MRPTN) dan Forum Rektor Indonesia (FRI), terakait permohonan untuk menerima mahasiswa Untad belajar sementara di berbagai kampus di Indonesia.

“UNAIR dengan sangat terbuka siap menerima mahasiswa Universitas Tadulako untuk sementara belajar di UNAIR, hingga nanti kondisi kampus Universitas Tadulako bisa digunakan kembali untuk belajar,” tegas Prof Nasih.

Profesor Nasih rektor UNAIR

Profesor Nasih rektor UNAIR

Sembari menunggu kondisi kampusnya kembali pulih, mahasiswa Untad bakal memiliki hak dan kewajiban yang sama saat menempuh studi sementara di UNAIR. Mahasiswa Untad bisa memilih prodi yang relevan dengan prodi yang sudah ditempuh.

Mahasiswa Untad yang ingin studi sementara ke UNAIR bisa langsung menghubungi pihak Direktorat Pendidikan UNAIR. Mahasiswa yang keluarganya terdampak bencana bisa melakukan permohonan keringanan biaya studi. Untuk tempat tinggal, pihak pimpinan UNAIR bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNAIR siap memberikan akses sementara bagi mahasiswa Untad.

Prof. Nasih juga menegaskan, selain memberikan akses pendidikan kepada mahasiswa Untad yang terdampak bencana, civitas UNAIR terlebih dahulu mengirimkan tim medis bersama Rumah Sakit Terapung UNAIR ke lokasi bencana. (PIH UNAIR)

Facebook Comments

POST A COMMENT.