Terapi Anak Hiperaktif yang Menggairahkan

Oleh: Syaifulloh

Tukang Pijat (Keturunan Ke-14 Joko Tingkir)

MEPNews.id —-  Guru yang memiliki siswa hiperaktif bisa membuat hati terus berdebar-debar dan tidak dapat konsektrasi ketika proses belajar mengajar. Siswa hiperaktif akan terus berputar tanpa henti sambil membuat masalah yang bisa mengesalkan hati.

Bagi guru baru, jika tidak memiliki ketabahan dan kesabaran kuat, bisa-bisa sang guru dibuanya menitikkan air mata saking terharunya memiliki murid yang tidak makan tutur. Dinasehati apapun sepertinya masuk kuping kanan dan keluar kuping kiri. Seolah-olah mendengarkan Kalau dinasehati, belum selesai nasehat gurunya, si anak sudah berlari lagi.

Erick taylor dalam bukunya “Anak Yang Hiperaktif” mengatakan kata hiperaktif dinyatakan untuk menyatakan suatu pola perilaku pada seseorang yang menunjukan sikap tidak mandiri, tidak menaruh perhatian, dan impulsif (semaunya). Dan Menurut Dr. Seto Mulyadi dalam bukunya “Mengatasi Problem Anak Sehari-hari” pengertian anak hiperaktif ialah menunjukan adanya suatu pola perilaku yang menetap pada seorang anak, perilakunya ditandai dengan sikap tidak mau diam, tidak dapat berkonsentrasi dan bertindak sehendak hatinya atau impulsif.

Salah satu kegiatan yang bisa membantu anak hiperaktif dilakukan terapi pemijatan agar anak bisa sedikit lebih tenang dari biasanya dan diharapkan berangsur-angsur membaik dengan dukungan model terapi yang lain.

Langkah pertama dilakukan dengan memberikan sentuhan halus pada 3 tombol titik saraf yang ada di lekukan bahu. 3 titik tombol saraf ini merupakan tombol titik kontak untuk menghidupkan saraf. Pada titik tombol A berfungsi untuk mengalirkan saraf bagian badan. Pada titik tombol B berfungsi untuk mengalirkan saraf bagian badan sampai kaki, sedangkan tombol C berfungsi untuk mengalirkan saraf bagian tangan.

Cara memijat dilakukan dengan sentuhan awal perlahan pada masing-masing titik tersebut. Pada awal, tekan dan putar mengikuti arah jarum jam kira-kira sepuluh putaran pada masing-masing titik dan diulang sebanyak 3 kali secara bergantian. Pastikan si anak tidak mengalami rasa sakit ketika mendapatkan terapi ini.

Selanjutnya anak diminta untuk tengkurap lalu diberi minyak yang hangat agar tidak terjadi gede kan kuat antara kulit terapis dan si anak. Posisi anak merasa nyaman ketika menerima terapi usapan mulai tulang skor sampai dengan kepala, dilakukan secara berulang sampai 9 kali usapan.

Setelah diberi usapan dilanjutkan dengan pemijatan merata mulai tulang skor sampai kepala dengan tekanan yang nyaman agar anak tidak merasa sakit dan maunditerapi secara keseluruhan.

Anak dengan hiperaktif membutuhkan penanganan dan sinkronisasi pada banyak irham tubuhnya agar setiap organ bisa berfungsi sesuai dengan usia dan kebiuhannya.

Perlu dilemahkan jantungnya yang berdetak terlalu kencang agar anak bisa tenang dalam beraktivitas di sekolah tidak berlari kesana kemari dan bisa mulai belajar fokus baik dalam belajar maupun bersosialisasi dengan temannya.

Terapi anak hiperaktif yang menggairahkan dengan pemijatan di bagian titik saraf yang ada hubungannya dengan jantung yang terletak diantara tulang punggung, pijatan ini bisa dilakukan oleh siapapun sehingga memudahkan untuk dipelajari dengan mudah.

Titik saraf bagian organ lain pada limpa, usus besar, paru-paru, ginjal, hari yang berhubungan dengan anak hiperaktif diterapi dengan pijatan-pijatan ringan untuk mencapai saraf motorik dan sensorik secara ideal dalam membantu anak untuk bisa lebih tenang dalam mengikuti pelajaran secara normal.

Wassalam

Article Tags

Facebook Comments

POST A COMMENT.