ASI dan Perkembangan Otak Bayi Prematur

MEPNews.id – Bunda, sedapat mungkin beri ASI pada bayi ya. Bagaimana pun keadaannya, ASI adalah hal alami yang paling cocok untuk bayi. Bahkan, menurut penelitian terbaru, bayi prematur juga menunjukkan perkembangan otak lebih baik ketika diberi ASI, daripada ketika diberi susu formula. Maka, memberi ASI dapat meningkatkan hasil jangka panjang untuk anak-anak yang lahir sebelum waktunya.

Kelahiran prematur disebut-sebut terkait dengan peningkatan kemungkinan masalah belajar dan keterampilan berpikir di kemudian hari. Konon, ini karena ada perubahan dalam perkembangan otak. Sejumlah penelitian menunjukkan, kelahiran prematur dikaitkan dengan perubahan dalam struktur yang membantu sel-sel otak berkomunikasi satu sama lain. Struktur ini dikenal sebagai materi putih.

ScienceDaily edisi 21 September 2018 mengabarkan, para peneliti di University of Edinburgh di Inggris Raya mempelajari scan otak MRI dari 47 bayi dari kelompok studi Theirworld Edinburgh Birth Cohort. Bayi-bayi itu lahir sebelum usia kehamilan 33 minggu. Scan dilakukan ketika mereka mencapai usia setara dengan rata-rata 40 minggu sejak konsepsi. Tim peneliti juga mengumpulkan informasi tentang bagaimana bayi diberi makan saat berada di perawatan intensif; apakah dengan susu formula, atau ASI dari ibu, atau ASI donor.

Bayi-bayi yang secara eksklusif menerima ASI setidaknya tiga perempat dari hari-hari yang mereka habiskan di rumah sakit menunjukkan peningkatan konektivitas otak dibandingkan dengan yang lain. Efeknya paling besar pada bayi yang diberi ASI untuk proporsi lebih besar dari waktu yang mereka habiskan dalam perawatan intensif.

Studi ini didanai lembaga amal Theirworld dan dilakukan di Jennifer Brown Research Laboratory di Medical Research Council Centre for Reproductive Health di kampus University of Edinburgh. Hasil penelitian Manuel Blesa, Gemma Sullivan, Devasuda Anblagan, Emma J. Telford, Alan J. Quigley, Sarah A. Sparrow, Ahmed Serag, Scott I. Semple, Mark E. Bastin, James P. Boardman ini diterbitkan dalam jurnal Neuro Image dengan judul ‘Early breast milk exposure modifies brain connectivity in preterm infants’.

Profesor James Boardman, direktur Jennifer Brown Research Laboratory di Universitas Edinburgh, mengatakan, “Temuan kami menunjukkan, perkembangan otak pada minggu-minggu awal setelah kelahiran prematur bisa meningkat pada bayi yang menerima ASI dalam jumlah lebih besar. Penelitian ini menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut untuk memahami peran nutrisi kehidupan awal untuk meningkatkan hasil jangka panjang bagi bayi prematur. Ibu dari bayi prematur harus didukung untuk memberikan ASI saat bayi mereka dalam perawatan neonatal; jika mereka mampu atau jika bayi cukup sehat untuk menerima ASI. Ini dapat memberi bayi kesempatan terbaik untuk perkembangan otak sehat.”

Sarah Brown, Presiden sekaligus Wali dari Theirworld, berkata, “Saya sangat bangga dengan prestasi Jennifer Brown Research Laboratory. Laporan terbaru ini memberikan bukti berharga untuk mendukung pemberian ASI pada bayi prematur paling kecil sekali pun, yang paling rentan. Mereka harus mendapat awalan terbaik dalam hidup.” (*)

Facebook Comments

POST A COMMENT.