Mencegah Kadar Gula Rendah pada Diabetes

MEPNews.id – Hipoglikemia, atau dikenal sebagai ‘gula darah rendah’, terjadi ketika kadar glukosa dalam darah terlalu rendah. Hipoglikemia umum terjadi pada penderita diabetes yang mengonsumsi insulin dan beberapa (tetapi tidak semua) obat diabetes oral. Jika tidak diatasi, bisa menyebabkan kondisi lebih parah.

Gula darah rendah dapat terjadi ketika penderita diabetes;
• menggunakan terlalu banyak insulin (atau obat diabetes oral yang menyebabkan tubuh mengeluarkan insulin)
• tidak makan makanan cukup
• berolahraga penuh semangat tanpa makan camilan atau mengurangi dosis insulin sebelumnya
• menunggu terlalu lama antara makan
• minum alhohol; bahkan penggunaan alkohol ringan dapat meningkatkan risiko hipoglikemia pada penderita diabetes tipe 1

Gejalanya bervariasi dari orang ke orang, dan dapat berubah seiring waktu. Pada tahap awal, biasanya berkeringat, gemetar, dan merasa lapar atau cemas. Jika gejala-gejala ini tidak ditangani, dapat menjadi lebih parah. Wujudnya antara lain; sulit berjalan, lemah, sulit melihat jelas, perilaku aneh atau perubahan kepribadian, bingung, tidak sadar atau kejang.

Jika memungkinkan, penderita diabetes harus mengukur tingkat gula darah menggunakan perangkat pemantauan glukosa. Gula darah rendah umumnya didefinisikan sebagai gula darah 60 mg/dL (3,3 mmol/L) atau kurang. Namun, beberapa penderita diabetes mengalami gejala gula darah rendah pada tingkat lebih tinggi. Jika kadar gula darahnya sudah sangat tinggi untuk jangka waktu lama, maka mereka bisa langsung kena gejala gula darah rendah bahkan ketika gula darah masih mendekati 100 mg/dL (5,6 mmol/L).

Orang kadang tidak sadar mengalami hipoglikemia karena tidak memiliki gejala awal gula darah rendah. Akibatnya, mereka tidak dapat merespon pada tahap awal. Tanda-tanda parah hipoglikemia bisa saja terjadi. Kondisi ini adalah kejadian umum, terutama pada orang yang pernah menderita diabetes tipe 1 selama lebih dari 5 hingga 10 tahun, penderita diabetes yang sangat mengontrol kadar gula darah dengan insulin, orang yang minum alkohol dalam jumlah berlebihan, merasa lelah, atau yang menggunakan obat-obatan tertentu untuk mengontrol tekanan darah tinggi, dan orang-orang yang mengonsumsi obat diabetes jenis tertentu terutama pada orang tua dengan penyakit jantung atau ginjal.

Cara terbaik untuk mencegah gula darah rendah adalah dengan memantau kadar gula darah sesering mungkin dan bersiaplah segera merawatnya setiap saat. Selalu bawa tablet glukosa, permen, atau sumber karbohidrat cepat lainnya. Tablet glukosa lebih direkomendasikan karena orang tidak akan memakannya kecuali gula darah mereka sedang rendah. Sementara, permen sangat menggoda untuk dimakan, bahkan ketika kadar gula darah normal.

Penderita diabetes harus terus maju dan bisa merawat diri sendiri untuk gula darah rendah. Gejala gula darah rendah bisa menakutkan dan sangat tidak menyenangkan. Bahkan, dapat menyebabkan orang menjaga kadar gula darahnya tetap tinggi agar tidak kena gejala darah rendah. Padahal, ini dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang.

Facebook Comments

POST A COMMENT.