Mampukah Kita Hijrah?

MEPNews. Id..Setiap kali tahun baru hijriyah datang, saya diingatkan oleh diri saya sendiri, selain umur semakin bertambah juga mengingat segala aktivitas yang sudah berlalu. Rutinitas pekerjaan dengan segala macam suka duka mengolah hati dan fikiran, bahkan sering menguras tenaga. Mengurus anak suami serasa waktu semakin cepat berlalu. Baru kemarin melayani keempat anakku, sekarang sudah pada jauh karena menuntut ilmu. Tinggal si kecil yang menemani setiap hari.

Jika larut malam seringkali aku menimbang seberapa besar amalan kebaikanku selama ini. Pantaskah amalanku dicatat Allah sebagai amalan sholeh, aku hanya mampu memohon berulangkali memohon amalan yang tidak seberapa menjadi penghapus dosa. Sebagai manusia yang lemah, tidak ada manusia yang sempurna, keinginan untuk selalu hijrah dari yang kurang baik menjadi baik tidak semudah membalikkan telapak tangan. Godaan baik dari intern maupun extern sangat mempengaruhi kepribadian kita. Lingkungan kerja, budaya menunda waktu, membuat alasan yang kurang pantas, menyepelekan tugas, mengabaikan amanah dan seabrek kekurangan kita, sebetulnya memang berawal dari keinginan yang keluar dari hati dan pikiran kita sendiri.

Ini mungkin yang dinamakan semangat hijrah. Jika saat zaman rosulullah, semangat hijrah dari Makkah ke Madinah adalah semangat untuk membangun peradapan baru dengan bendera Islam, sehingga Rosulullah mampu membuat pemerintahan dengan menyebarkan Islam ke seluruh dunia. Maka semangat itu tidak mungkin terus menyala sampai kini. Semua karena keinginan suci, tulus ihlas karena perintah Allah. Sehingga rusulullah dan para sahabatnya mati matian mengibarkan bendera Islam.

Sekarang aku akan terus bertanya pada diriku sendiri…bisakah aku berhijrah, kemana tujuan hidupku, kapan aku bisa lakukan dengan istiqomah, apakah aku bisa menjamin umurku bisa menjadi abdi tuhanku…aku terus berjanji, aku harus bisa hijrah apapun rintangannya. Sebagaimana saat aku mengukuhkan diri sebagai anak islam, generasi islam, agama peradapan rahmatal lil’Alamin.Semoga. (Khusna)

Article Tags

Facebook Comments

POST A COMMENT.