Jamroji, Si Biang Jas Merah Mob UMM

MEPNews.id – Tujuh formasi flashmob Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) 2018 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sempat viral di medsos. Itu tak lepas dari tangan dingin dosen Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM Jamroji, M.Comms.

Alumni Curtin University Australia ini menciptakan gambar dan tulisan dengan menggerakan lebih dari 7.500 mahasiswa baru. Flashmob ini membentuk formasi Merah-putih, KH Ahmad Dahlan, Logo UMM, Students Today, Leaders Tomorrow, Peta Indonesia dan Pray for Lombok.

umm“Saya belajar flashmob otodidak. Saya menemukan sendiri cara efektif, efisien dan presisi untuk membuat formasi itu,” kata Jamroji, dikutip situs resmi umm.ac.id edisi 5 September 2018.

Jamroji mengaku persiapannya terbilang pendek. Total waktunya hanya enam hari, dibantu 20 mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi.

“Ini flashmob keempat dan di tempatnya sama. Untuk tahun ini, bisa dibilang waktu persiapannya singkat. Saya dapat surat tugas 20 Agustus 2018, lalu membuat enam sketsa di komputer dua hari. Setelah sketsa disetujui, saya dan tim melakukan griding di Helipad,” ujar Jamroji.

Meski bukan yang pertama, tidak mudah menyempurnakan flashmob. Dalam mengeksekusi proyek kali ini, ia perlu melibatkan sejumlah mahasiswa untuk membantu mulai dari proses desain hingga penataan posisi Maba. Hal tersulit ada pada proses mencocokkan sketsa formasi dengan grid di excel.

Selain itu, proses griding di Helipad juga memiliki tantangan tersendiri. Butuh ketelitian dan ketelatenan memasang lebih dari 7.000 lakban sebagai penanda formasi. “Yang tak kalah sulit adalah menata barisan untuk ribuan Maba,” imbuhnya.

UMM mempertahankan tradisi tanpa alat bantu peraga. Flashmob UMM hanya memanfaatkan atribut mahasiswa baru, yaitu seragam putih-putih, jaket almamater dan topi warna merah. Inilah sebabnya disebut Jas Merah Mob.

Tak hanya membuat formasi, Jas Merah Mob juga membawa pesan yang ingin disampaikan pada khalayak luas. Salah satunya Pray for Lombok yang diikuti aksi donasi. “Ini untuk menunjukkan kepedulian pada negeri. Donasi disalurkan melalui Lazismu,” pungkas Jam.

Sukses menciptakan karya kreatif melalui Flashmob Pesmaba dan Kampung Warna-Warni Jodipan, Jamroji tengah mempersiapkan mega proyek lain yakni ‘Discover Gresik’ dengan target merubah kawasan biasa menjadi daerah dengan berbagai konsep wisata. (*)

Facebook Comments

POST A COMMENT.