Entah

e n t a h

MEPNews.id —

tak sepenuh tahu yang bakal di depan
tak sepenuh faham yang diduduki
tak sempat rinci berbagai soal di belakang

entah,
sulit memilah
antara sanjungan berbanding hujatan
banyak yang meletup
antara pening berbanding bising
berjejalan berkelindan
tak mungkin kuping kalian menutup

entah,
orang-orang saling melintas, juga bayang-bayang
semua tertunduk dalam segala diam
suara-suara sepi
dari lorong bisu suara tolong menyayat hati
dusta menyelusup di antara sesama
tangkal bencana mulur-mungkret jadinya

entah,
yang menjabat duduk tepekur
seperti jaga seperti tidur
mengejar bayang-bayang mimpi
sementara mentari bulan terus berlari
pantulkan wajah pada cermin tahu diri
tampangkan liku luka yang tercemar

Siapa. Apa. Mengapa. Di mana. Kapan. Bagaimana?
entah
Mengapa. Bagaimana. Apa. Siapa. Di mana. Kapan.?
entah

: tak peduli peta situasi kondisi, lugu tergugu
tak peduli masa depan negeri, bingung linglung
dicekoki isu hoak otak korslet, asal ucap
negeri seribu menara dijual buat umbar syahwat

(hidup tak hanya tanggungjawab perorangan
rubah strategi selagi sempat
wujudkan harapan kepalkan semangat)

Uki Bayu Sedjati

Tangerang Selatan, 4 Maret 2015
-ubah-unggah ulang 25 Agustus 2018

Article Tags

Facebook Comments

POST A COMMENT.