Andai Pecah PD III, Siapkan Makanan Awet Ini

MEPNews.id – Semoga saja Perang Dunia III tidak jadi pecah, karena pasti melibatkan senjata pemusnah luar biasa. Tapi, jika terjadi perang skala besar, tiga pakar dari Coventry University menyarankan makanan awet yang bisa disimpan dan dinikmati dalam bunker anti-nuklir.
Dosen senior Duane Mellor, asisten dosen Daniel Amund, dan dosen senior nutrisi Isabella Nyambayo, dalam The Conversation edisi September 2017 dan diterbitkan ulang 18 Agustus 2018, tergelitik oleh ditemukannya kue buah Captain Scott yang berusia 106 tahun tapi masih layak makan.
Timbul pertanyaan: apakah ada makanan lain yang memiliki daya tahan yang sama? Jawabannya, ya. Ada beberapa. Apa saja?

Madu
Pada 2015, sejumlah arkeolog menemukan madu berusia 3.000 tahun saat menggali makam di Mesir. Meski sudah sangat tua, madu itu masih dapat dimakan. Daya tahannya berkat fitur unik; rendah air dan tinggi gula, sehingga bakteri tidak dapat tumbuh di atasnya. Madu juga mengandung sejumlah kecil hidrogen peroksida yang menghambat pertumbuhan mikroba. Lebah membuat madu untuk larvanya di sarang sebagai makanan dan perlindungan.
Pemrosesan madu juga membantu keawetannya. Gula dalam madu bersifat higroskopik dan cenderung menarik air atmosfer, sehingga tidak ideal. Namun, selama pemrosesan dan pengemasan, ada proses pemanasan terlebih dahulu untuk menghilangkan air dan kemudian ada tutup kedap udara yang menjaga air tidak masuk, sehingga membantunya bertahan lebih lama. Meski madu bisa menjadi keruh dan mengkristal ketika dibuka karena gula menarik air lagi, tapi perubahan fisik ini dapat diubah hanya dengan cara memanaskannya lagi.

Kacang kering
Seperti halnya madu, kunci untuk awet adalah pemrosesan dan penyimpanan. Proses pengeringan kacang-kacangan bisa meningkatkan konsentrasi gula dan menurunkan kadar airnya, yang membuat bakteri dan jamur sulit tumbuh di atasnya. Juga, setiap enzim yang secara alami memecah produk setelah panen bisa menyebabkan keawetannya. Jika wadahnya kedap udara, kacang-kacangan akan bertahan selama bertahun-tahun dan tetap menjadi sumber protein yang bagus. Tapi, jika air dibiarkan masuk, mereka hanya akan bertahan beberapa bulan.

Kecap asin
Kecap asin memiliki potensi bertahan setidaknya tiga tahun. Kombinasi dari kandungan garamnya dan proses fermentasinya membuat kecap asin memiliki umur simpan sangat panjang jika belum dibuka tutupnya. Berapa lama akan bertahan? Itu tergantung pada jenisnya, kapan dibuka tutupnya, dan suhu penyimpanannya. Jika tutupnya dibuka, mungkin jamur tumbuh di dalamnya.

Cuka
Beberapa orang mungkin berpendapat cuka sebenarnya adalah anggur atau sari buah yang basi. Oke lah jika berpendapat begitu. Yang lebih penting di sini adalah sifat asamnya. Keasaman ini secara tradisional dicapai dengan menggunakan bakteri Acetobacter untuk fermentasi. Keasaman ini membuat bakteri susah tumbuh di dalamnya. Ini membuat cuka dapat bertahan dalam waktu sangat lama.
Cuka putih akan tetap tidak berubah tanpa batas. Cuka lainnya dapat berubah warna atau menghasilkan endapan. Tapi ini tidak akan mempengaruhi keamanan dan keawetan produk, hanya ada perubahan sedikit penampilan dan mungkin rasa.

Nasi putih

Nasi putih tetap bisa dimakan meski telah disimpan 30 tahun dalam kaleng. Yang menjadi kunci bagi keawetan nasi adalah atmosfer dan suhu. Penelitian menunjukkan, suhu rendah (sekitar 3℃) dan kurangnya oksigen tampaknya penting untuk umur panjang nasi.
Nasi beras merah, meskipun sering dianggap lebih sehat, memiliki umur simpan lebih pendek. Tekstur serat beras merah mengandung lemak tak jenuh, yang bisa berubah menjadi tengik. Jadi, jika beras merah Anda tampak berminyak dan berbau seperti cat usang, lebih baik buang saja.

Cokelat hitam
Ada perdebatan tentang apakah cokelat bisa membusuk. Itu karena penambahan susu ke dalam cokelat dapat mengurangi umur simpannya. Namun, cokelat hitam tampaknya bisa bertahan lebih baik meski tidak selalu seperti itu. Jika tidak disimpan pada suhu konstan, lemak dapat naik ke permukaan dan meninggalkan bercak yang terlihat seperti jamur. Jika disimpan pada suhu konstan, cokelat hitam dapat bertahan dua tahun atau lebih. Konsentrasi senyawa yang bermanfaat kesehatan tetap tersimpan sepanjang waktu. Masalahnya, bagi kebanyakan orang, cokelat cenderung tidak bertahan lama disimpan karena keburu dimakan.

Gula dan garam
Banyak makanan yang bertahan lama karena mengandung gula dan garam. Dalam istilah sederhana, gula dan garam membatasi air, sehingga menyusahkan bakteri untuk tumbuh di atasnya. Sebagai makanan, jika garam dan gula disimpan jauh dari kelembaban dalam wadah kedap udara, mereka akan bertahan tanpa batas. Tapi, zat tambahan (misalnya; yodium ditambahkan pada garam) dapat mengurangi umur simpannya hingga sekitar lima tahun.

Facebook Comments

POST A COMMENT.