Fakta Merdeka dan Merdeka Fakta

By: Syaifulloh
Penikmat Pendidikan

MEPNews.id —- Setiap tanggal 17 Agustus bangsa Indonesia dimanapun berdomisili di seluruh dunia akan berperan serta untuk memperingati hari kemerdekaan. Rasa bangga pasti menyelimuti setiap warga negara karena bisa lepas dari penjajah yang mencengkeram negeri ini sekian lama. Setiap warga bisa mencermati kepedihan para pejuang kemerdekaan dalam memperkuangan dan meraihnya pda tahun 1945.

Pekik Takbir membahana untuk memberikan kekuatan kepada para pejuang dalam mengusir penjajah dan antek-anteknya dari bangsa Indonesia sendiri yang menjadi kaki tangan penjajah untuk memerangi bangsanya sendiri, baik sebagai pasukan maupun profesi lainnya.

Kenyataan Indah tiba waktunya ketika Bung Karno membacakan naskah proklamasi di Pegangsaan Timur 56 Jakarta sebagai negara merdeka dan berdaulat. Negara berdaulat yang memperoleh pengakuan dari negara-negara lainnya di dunia terutama negara-negara Islam.

Fakta merdeka ini menunjukkan bahwa pengakuan negara berdaulat itu berdasarkan pengakuan dari negara lain dan diakui sebagai negara baru oleh negara-negara lain melalaui forum persatuan bangsa-bangsa.

Hari ini Indonesia memperingati 73 tahun kemerdekaan dan dirayakan secara luas sampai pelosok-pelosok nusantara dengan berbagai macam kegiatan yang menyesuaikan daerahnya masing-masing.

Setiap warga secara sukarela berpartisipasi pada kegiatan peringatan kemerdekaan tersebut, mulai anak-anak sampai orang tua bersatu padu mempercantik kampungnya dalam memeperingati kemerdekaan. Berbagai macam lomba diadakan, karnaval kemudahan juga dilakukan oleh pemerintah daerah dan ini membuat fakta merdeka semakin terasa dan bermakna.

Ditengah hingar bingar peringatan kemerdekaan ini terlihat di negara yang merdeka tetapi negara hanya dikuasai sekelompok kecil melalui penguasaan ekonomi yang mengendalikan perekonomian. Penguasaan yang sangat besar pada bakar hidup orang banyak ini menjadikan kesulitan yang berkepankangan.

Harga-harga yang terus menerus naik mengikuti harga pasar dan sulit terkangkau oleh daya Beli masyarakat membuat kehidupan saat ini lebih sulit. Kebutuhan bahan pokok terus menerus meningkatkan seiring menguatkanya nilai dolar.

Bahan-bahan pokok banyak di impor dari luar negeri mengakibatkaj menurunnya harga panen di dalam negeri. Ketika rakyat sedang panen dan menumpuknya hasil panen, saat itu serbuan beras impor datang dengan jumlah luar biasa besar. Para petani yang sudah susah payah menanam dan merawat akhirnya hanya gigit jari karena turunnya harga padi.

Penguasaan tanah yang begitu luas dikuasai oleh beberapa perusahaan dan perorangan semakin menunjukkan dominasi atas negara ini. Rakyat Hanya gigit jari karena ketiadaan modal untuk membeli tanah yang bisa digunakan untuk menopang kehidupannya.

Merdeka yang dideklarasikan 73 tahun yang lalu faktanya saat ini sepertinya hanya berpindah pola kekuasaan melalui banyak tangan dan kepentingan. Tangan-tangan pengambil kebijakan ketika tidak berpihak untuk masyarakat bisa menjadi indikator bentuk penjajahan terbarukan yang dilakukan melalui persekongkolan jahat.

Penguasaan partai politik yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat tetapi menggunakan rakyat sebagai tameng untuk melanggengkan kekuasaannya dilakukan secara terus menerus dan masif.

Ketika kebutuhan pokok mencekik seperti saat ini akibat kenaikan BBM dan listrik tetapi Wakil rakyat tidak bisa berbuat apa-apa selain Hanya bisa menghimbau dan itu juga tidak digubris oleh penguasa.

Merdeka fakta-nya kondisinya seperti sekarang ini, berbagai macam ketidakpasitian bisa dilihat dari berbagai media yang menguatkan berbagai macam kejadian setiap hari. Tinggal mau melihat dan mendengarkan dari sisi nama agar menjadi informasi.

Lalu berharap dan bersandar kepada siapa? Kalau bersamdar kepada manusia jelas ketidakpastian akan terus diterima dengan segala macam kelebihan dan kelicokannya. Bersandar kepada yang wajib disamdark bisa membuat ketemtraman lahir dan batin.

Dirgahayu Republik Indonesia Ke 73 semoga semakin ke depan fakta merdeka betul-betul dirasakan menjadi merdeka fakta yang dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia – – Baldatun thoyyibatun warobbun ghofur – -“

Article Tags

Facebook Comments

POST A COMMENT.