Gempa Lombok; Daratan Terangkat 25 Cm

lombok bangkitMEPNews.id – Gempa dengan magnitudo 7,0 yang mengguncang Lombok pada 5 Agustus dan 29 Juli 2018 membuat kawasan terdampak di pulau itu terangkat hingga 25 cm. Sementara, beberapa bagian lain turun beberapa sentimeter.

Menggunakan citra satelit, para ilmuwan dari NASA dan proyek pencitraan cepat California Institute of Technology membuat peta deformasi tanah dan mengukur perubahan permukaan pulau. Di barat laut dekat episentrum, patahan mengangkat tanah hingga seperempat meter. Di tempat lain turun 5 hingga 15 sentimeter.

Dalam rilis pers 12 Agustus, NASA mengatakan observasi satelit dapat membantu pihak berwenang menanggapi gempa dan bencana alam atau bencana akibat manusia. “Dari pola deformasi di peta, para ilmuwan menetapkan slip sesar gempa ada di bagian barat laut Lombok, dan menyebabkan pengangkatan 25cm permukaan tanah. Daerah putih di gambar adalah tempat pengukuran radar tidak dimungkinkan karena hutan lebat di tengah pulau.”

Mayoritas gempa bumi besar terjadi di atau dekat batas lempeng tektonik Bumi, termasuk yang mengguncang Lombok belakangan ini. Namun, ada beberapa kondisi unik di sekitar Lombok. Gempa juga dipengaruhi Back-Arc Thrusting karena lempeng Australia menahan gerakan lempeng Indonesia.

Hampir seminggu sejak gempa 5 Agustus, Lombok masih terguncang sekitar 500 gempa susulan berkekuatan lebih kecil dan segera kembali tenang. Sementara itu, upaya pertolongan terhadap korban terus dilakukan seiring sejumlah aktivitas warga mulai pulih perlahan. (tom)

Facebook Comments

POST A COMMENT.