Waspasai Tanda-tanda Paling Umum Diabetes 2

MEPNews.id – Pelan tapi pasti, diabetes menyerang manusia di Bumi. Pada 2015, diperkirakan 392 juta manusia kena diabetes. Peningkatannya sangat tajam dibanding sekitar 30 juta pada 1985. Lima negara dengan penduduk diabetes terbanyak adalah India, Cina, Amerika Serikat, Indonesia, dan Jepang.

Ada tiga jenis diabetes. Tipe 1 terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menghancurkan sendiri sel-sel yang memproduksi insulin. Tipe 2, ketika tubuh tidak menghasilkan cukup insulin, atau sel-sel tubuh tidak bereaksi terhadap insulin. Ada juga gestational diabetes saat wanita hamil tiba-tiba mengalami peningkatan kadar gula dalam darah. Tipe 2 paling umum yakni 90% dari semua kasus diabetes.

Insulin dibutuhkan tubuh untuk mengubah gula dalam darah menjadi energi. Saat kena diabetes, gula tak terolah sehingga terjadi penumpukan dalam darah. Membiarkan diabetes yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi mematikan. Antara lain ke kebutaan, stroke, gagal ginjal, hingga gangguan jantung. Maka, diagnosis dini sangat penting karena memungkinkan pasien mengontrol kadar gula darah untuk menurunkan risiko komplikasi.

Masalahnya, gejala diabetes tipe 2 kadang sering terlewatkan. Beberapa orang mungkin memiliki kadar gula darah tinggi tanpa menyadarinya. Bahkan, ada yang sudah masuk rumah sakit dan baru diketahui kadar gula dalam darahnya sudah tinggi.

Matt Atherton, di The Express edisi 9 Agustus 2018, mengungkapkan tanda-tanda paling umum diabetes yang harus diwaspadai. Ia mengutip keterangan Diabetes UK, salah satu lembaga amal di Inggris Raya yang bergerak memberikan penyadaran pada masyarakat tentang diabetes tipe 2.

Sering buang air kecil
Lebih sering dan lebih banyak kencing daripada biasanya, terutama di malam hari, adalah tanda umum diabetes. Namun, terlalu sering kencing bisa jadi tanda bagi masalah medis lainnya, termasuk gangguan prostat. Maka, segera ke dokter untuk memastikan apakah ada gejala diabetes.

Haus berlebihan
Polydipsia ini tanda klasik diabetes. Haus berlebihan terkait dengan seringnya buang air kecil. Karena kelebihan gula di dalam darah, ginjal dipaksa bekerja ekstra keras untuk menyaring dan menyerapnya. Jika tidak dapat mengimbanginya, kelebihan gula dikeluarkan melalui urin. Proses ini mengambil cairan dari jaringan tubuh. Maka, orang jadi lebih banyak kencing sehingga kemudian haus. Jika tidak minum, penderita diabetes bisa dehidrasi.

Penglihatan kabur
Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan lensa di dalam mata membengkak sehingga penglihatan jadi kabur. Sebaliknya, kadar gula darah yang sangat rendah juga dapat menyebabkan penglihatan kabur. Maka, jika mata kurang jelas, ada baiknya cek darah.

Berat badan turun
Jika tiba-tiba masa otot berkurang atau berat badan menurun tanpa ada upaya yang disengaja, bisa jadi ini tanda diabetes. Ini karena kurangnya insulin membuat tubuh susah mendapatkan glukosa dari darah ke sel untuk digunakan sebagai energi. Tubuh kemudian mulai membakar lemak dari otot untuk mendapatkan energi, sehingga menyebabkan penurunan berat badan.

Merubah pola makan atau gaya hidup dapat membantu pasien diabetes lebih mengontrol gula darah mereka. Tidak ada pantangan khusus, tetapi harus menjaga jumlah gula, lemak, dan garam dalam makanan mereka seminimal mungkin. Jika harus menata diet, perubahan diupayakan yang lebih ringan dan lebih kecil setiap minggu. “Jangan berubah drastis sekaligus karena membuat tubuh kaget,” ungkap Diabetes UK.

Aktivitas fisik juga membantu menurunkan kadar gula darah. Menurut Diabetes UK, semua orang dewasa harus mencapai minimal 150 menit aktivitas fisik dengan intensitas sedang setiap minggu. Jangan sampai terlalu banyak duduk atau tidak banyak bergerak.

Facebook Comments

POST A COMMENT.