Gempa Lombok; Bantuan Pendidikan Dikirimkan

lombok bangkitMEPNews.id – Kemendikbud mengirim peralatan sekolah dan tenda darurat pengganti ruang kelas untuk membantu siswa yang terdampak gempa di Lombok. Untuk pelaksanaan teknis, pihak Kemendikbud memiliki Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP).

“Kami sudah kirim antara lain tenda, school kit, seragam, dan lain-lain,” kata Mendikbud Muhadjir Effendi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 7 Agustus 2018. “Sudah ada koordinasi antara Kemendikbud, LPMP, dan kepala dinas pendidikan di Lombok.”

Di Surabaya, Wali Kota Tri Rismaharini memastikan bantuan finansial dialokasikan untuk membangun sebuah sekolah. Selain untuk memperbaiki gedung, dana juga untuk pengadaan peralatan sekolah seperti meja dan bangku.

“Setelah berkoordinasi dengan Kemendikbud, disepakati bantuan dari Surabaya untuk memperbaiki sebuah sekolah yang rusak akibat gempa,” kata Risma. “Sebagian bantuan dihimpun dari siswa. Ini sekaligus memberi pelajaran bagi siswa tentang berbagi untuk sesama.”

Dari Bali, pulau yang bertetangga dengan Lombok, anggota Komisi X DPR RI Putu Supadma Rudana menyerukan pemerintah menyiapkan tenda sebagai sekolah darurat. Gempa 7,0 Skala Richter yang mengguncang Lombok 5 Agustus berimbas pada kerusakan di Bali, terutama Kabupaten Karangasem.

Kerusakan antara lain di gedung RSUD Karangasem dan sejumlah sekolah dasar. Putu sempat melakukan peninjauan ke SDN 1 Tiyingtali yang rusak parah. Peninjauan ini ditemani langsung Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumantri.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, di Jakarta menyebutkan jumlah korban meninggal dunia menjadi 105 orang per Selasa 7 Agustus. Rinciannya; 78 di Kabupaten Lombok Utara, 16 Kabupaten Lombok Barat, 2 di Mataram, 2 di Kabupaten Lombok Timur, dan 2 di Denpasar Bali. (*)

Facebook Comments

POST A COMMENT.