Prof. Hai Dai, WOW Bali, dan Generasi Mendatang

Oleh : Dr. Djuwari, M.Hum

Tulisan artikel ini terinpirasi sahabat baik saya, Prof. Hai Dai. Seorang jenius yang sudah mengarungi belahan dunia Timur dan Dunia Barat ini memberikan inspirasi yang begitu cemerlang untuk ditulis di sini. Dari diskusi personal secara tatap muka dan jarak jauh dengan seorang jenius ini, saya bisa menulis artikel ini. Diskusi sudah lama secara virtual, di dunia maya, dan berlanjut bertatap muka secara personal, tepat Jumat 4 Agustus, di WOW Bali center, Bali.
WOW Bali merupakan cikal bakal pusat pembinaan manusia untuk generasi mendatang. Hidup itu penuh ketidakpastian. Hidup itu penuh masalah. Hidup itu penuh rintangan. Semua itu merupakan tantangan bagi manusia hidup di dunia. Itu sebabnya, WOW Bali mempelopori tugas muliah untuk menjunjung tinggi harkat manusia: demi regenerative multidisciplinary research.
Ada tiga pilar yang dikembanggkan dalam diri manusia. Dalam hal ini, masa depan generasi mendatang, harus ditata sedemikian rupa. Mereka harus dibekali dengan tiga pilar utama itu. Tiga pilar utama itu adalah, wellbeing, creativity, dan intelligence. Tiga pilar itu adalah Kesejahteraan, kreativitas, dan kecerdasan.
Jika setiap manusia badannya sehat (wellbeing). Mereka sehat sejahterah. Badan yang sehat, diharapkan jiwanya senantiasa sehat. Dengan raga yang prima, manusia bisa bekerja. Dengan kesehatan yang prima, manusia bisa berkreasi. Dengan kesehatan yang total dalam diri manusia, dia akan tetap lestari. Hidup sehat dan hidup prima jiwa raga. Kesehatan raga membuat manusia hidup sejahterah (wellbeing).
Kemudian, dengan kesehatan dan kesejahteraan, manusia mampu mengoptimalkan daya kretivirtasnya. Namun, kreativitas itu harus ditumbuhkan. Kreativitas itu harus dipupuk, disirami dan diberi injeksi semangat hidup berkreasi. WOW Bali merupakan wadah yang tepat untuk membina jiwa seperti itu. WOW Bali siap menggandeng kolaborasi dengan pihak manapun. WOW Bali mengajak public kreatif.
Setelah manusia sehat sejahterah, mereka bisa memiliki intelegensi. Kecerdasan mereka bisa disemangati. Kecerdasan mereka bisa dikibarkan. Kejerdasan mereka bisa digalakkan. Kecerdasan mereka dikembangbiakkan. Semua manusia memiliki potensi. Dan, potensi itulah WOW bali sebagai wadah tepat untuk menggembleng calon-calon generasi mendatang. WOW Bali siap bergandengan tangan dengan masyarakat luas, local nasional, dan bahkan global.
Dari tangan dan pemikiran Prof. Hai Dai, bangunan mewah dan bergaya natural di Ubud, Bali itu mengekspresikan agungnya visi dan misi intelektual ini. Tiga puilar—wellbeing, creativity, and intelligence—selalu bersenandung keluar dari organ ucapnya. Begitu bersemangat, bahwa manusia harus dikembangkan tiga unsur yang melekat di dalam dirinya. Sejahterah dan sehat jiwa raga, kreatifitas, dan intelegensi merupakan kodart yang ada dalam diri manusia dari Tuhan Sang Pencipta.
Banyak hal yang harus dilakukan. Banyak strategi yang harus diciptakan. Dan, banyak taktik yang harus dikreasikan: Tugas besar. Visi, misi, startegi, teknik mengintegrasi untuk mengembangkan tiga pilar dalam diri manusia. WOW Bali merupakan tempat tidak hanya berlatih, berkembang, dan berkreasi tetapi juga berkiprah sepenuh jiwa. WOW Bali merupakan tempat riset dan sinergi antara manusia, lingkungan, dan Tuhan sebagai pencipta.
Potensi manusia itu lebih baik dikembangkan. Banyak training dan riset, serta pengembangan gagasan-gagasan untuk memberikan keseimbangan hidup. Keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan. Semua akan disinergikan dan dikembangkan agar calon-calon generasi mendatang siap menghadapi hidup yang kompleks ini. Itulah WOW Bali sangat cocok sebagai tempat berkiprah bagi siapa saja untuk pengembangan sumber daya insan. Sumber daya insan yang memiliki raga sehat sejahterah, kreatif, dan cerdas.
Jika tiga pilar (wellbeing, creativity, dan intelligence) sudah optimal dan teruji sebagai andalan manuisa itu tercipta, maka hidup di dunia akan penuh kedamaian. Jika semua manusia di lingkungannya sejahterah sehat, kreatif, dan cerdas, mereka siap hidup amndiri. Dan, kemandirian itulah yang menjadi ujung tombak sekaligus tujuan akhir dari misi WOW Bali. Semoga sahabat saya, Prof. Hai Dai, bisa menemukan dan merealisasikan gagasan yang cemerlang itu. Yang paling mencengangkan, justru WOU Bali pusatnya ada di negeri sendiri, Bali, Indonesia. Selamat dan semoga sukses, Prof. Hai Dai, with your Regenerative Multidisciplinary research program. **

Penulis: Adalah sahabat Prof. Hai Dai, Pengamat Pendidikan dan Sosial, President of International Association of Scholarly Publishers, Editors, and Reviewers (IASPER), Dosen Bahasa Inggris STIE Perbanas Surabaya

Article Tags

Facebook Comments

POST A COMMENT.