Mengasuh Berkesadaran – Mindful Parenting

Oleh : Baldwine Honest, M.Pd

MEPNews.id —- Ada tantangan tersendiri ketika mengasuh dan mendidik anak di jaman sekarang. Hubungan yang renggang sering terjadi karena orang tua dan anak masing-masing merasa benar. Ada sebuah teori pengasuhan yang bisa membangun hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak yang bisa kita terapkan dalam mengasuh dan mendidik anak kita, yaitu Mindfull Parenting.
Mindful Parenting artinya “Mengasuh berkesadaran” dimana mengacu pada kesadaran orang tua dalam mengasuh yang mengacu pada konsep yang berkesadaran, eling dari pikiran, ucapan dan perilaku yang kurang pantas. Konsep pengasuhan ini sebenarnya sangat mudah untuk diadopsi jika orang tua memiliki perhatian yang benar dan sadar menerima pengalaman saat ini (present moment), sehingga orangtua bisa memadukan antara pendengaran dan perhatian penuh.
Beberapa hal dalam Mindful parenting tersebut bisa kita praktek kan, yaitu :
1. Mendengarkan
Mendengarkan dengan penuh perhatian dan berbicara dengan empati. Dalam arti, ketika anak berbicara, kita harus mendengar dengan penuh perhatian dan ketika kita berbicara juga betul-betul kita menghadirkan diri kita sehingga kita terkonsentrasi dan sadar bahwa diri kita dihadapannya. Dengan begini, kita dapat memperhatikan wajahnya, mendengarkan intonasinya, dan melihat mimiknya. Sehingga kita paham apa sih yang sedang terjadi dengan anak kita. Jadi bukan sekedar berbicara sambil melihat handphone, menonton televisi atau melakukan kegiatan lainnya.
2. Mengendalikan emosi.
Kita sebagai orang tua mesti sadar bahwa bila sesuatu masalah terjadi, tidak ada gunanya diselesaikan dengan emosi. Nah pertanyaannya adalah, bagaimana supaya bisa mengendalikan emosi itu? Caranya adalah : mendengarkan mereka dan tidak menghakimi dengan kata-kata kita. Tidak perlu terlalu menuntut sebuah kesempurnaan dari anak-anak kita. Artinya, kita tidak perlu selalu melihat sisi yang kurangnya tapi lihat sisi baiknya mereka.
3. Adil dan Bijaksana.
Orang tua diajak untuk memberikan apa yang dibutuhkan oleh anak, bukan apa yang diinginkan. Ketika kita mengikuti semua yang diinginkan maka tidak akan selesai dan tidak dapat mendidik mereka. Namun, kita dapat memutuskan secara adil dan bijaksana apa yang dibutuhkan, mana yang boleh dan mana yang tidak untuk diberikan.
4. Kasih sayang.
Ketika kita menunjukkan kasih sayang dan cinta kita, anak akan lebih melihat hak hidupnya sehingga dapat lebih menghargai orang lain.

Itulah beberapa inti dari Mengasuh Berkesadaran (Mindful Parenting) yang bisa kita terapkan. Orangtua yang memiliki kesadaran dalam mendidik dan mengasuh, akan bisa menciptakan anak-anak yang mempunyai karakter baik dan berkepribadian unggul.

Penulis Dosen, dan Praktisi Pendidikan dari Balikpapan

Article Tags

Facebook Comments

POST A COMMENT.