Jeruk Orange Bisa Cegah Rabun Mata Tua

MEPNews.id – Kabar baik. Studi baru di Australia menunjukkan, makan banyak jeruk orange dapat mengurangi kemungkinan degenerasi makula terkait usia (AMD), berkat kandungan tinggi zat kimia flavonoid. Jadi, ayo petik atau beli dan makan jeruk orange.

AMD adalah gangguan di mata yang tak tersembuhkan dan bisa membutakan. Ada dua bentuk AMD, yang disebut ‘basah’ dan ‘kering’. Keduanya perlahan-lahan menghancurkan makula (bagian dari retina mata yang peka cahaya) melalui mekanisme berbeda.

Kasus-kasus AMD kering ringan cukup umum terjadi pada orang berusia lebih dari 50 tahun, dan biasanya memiliki dampak kecil. Namun, kasus-kasus yang lebih parah dari dua jenis ini menjadi penyebab utama gangguan penglihatan pada orang dewasa. Ini berdampak lebih dari 196 juta orang di seluruh dunia.

Saat ini masih belum ada perawatan khusus yang efektif untuk memulihkan kehilangan penglihatan akibat AMD. Maka, mencari tahu faktor gaya hidup apa yang bisa membantu melindungi mata dari penyakit ini adalah prioritas tinggi bagi dokter dan ilmuwan spesialis mata.

Aliyah Kovner, dalam IFLScience edisi 13 Juli 2018, mengungkapkan banyak penelitian menunjukkan mengkonsumsi makanan kaya antioksidan dan zat anti-inflamasi bisa mengurangi kemungkinan AMD. Beberapa molekul yang diidentifikasi sangat membantu adalahl vitamin A, vitamin C, zeaxanthin, dan lutein.

Dalam penelitian terbaru di Australia, yang hasilnya diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition, para peneliti berusaha mengkaji potensi yang kurang dipahami dari flavonoid. Padahal, senyawa yang diproduksi tanaman ini juga tampaknya memiliki sifat membasmi radikal-bebas dan memulihkan bekas inflamasi.

Untuk melakukannya, mereka mengkaji kumpulan informasi kesehatan dan gaya hidup dari data 2.037 orang dewasa Australia berusia 49 tahun ke atas yang dilacak selama 15 tahun. Subyek telah diperiksa akan tanda-tanda AMD saat awal studi, pada tahun kelima, pada tahun ke-10, dan tahun ke-15. Subyek penelitian juga setiap tahun mengisi kuesioner tentang seberapa sering mengkonsumsi berbagai jenis makanan.

Peneliti melakukan analisis statistik perilaku subyek penelitian tentang konsumsi antioksidan lain, yakni asam lemak omega pelindung setara, dan keberadaan variasi genetik yang terkait peningkatan risiko AMD. Lalu, peneliti menemukan risiko dari setiap bentuk AMD menurun signifikan saat asupan flavanoid keseluruhan meningkat. Temuan ini dapat menjelaskan lebih lanjut hubungan antara konsumsi buah dan sayuran umum dengan perlindungan atas AMD.

Tapi efeknya sangat penting pada subyek penelitian yang mengkonsumsi makanan kaya dua jenis flavonoid, yakni: flavonol dan flavanon. Ketika selanjutnya menyelidiki makanan kaya flavonol dan flavanone yang dikonsumsi subyek bebas-AMD, satu jenis makanan yang sangat menonjol.

Dibandingkan dengan peserta penelitian yang tidak mengonsumsi jeruk orange, mereka yang mengonsumsi setidaknya satu porsi per minggu memiliki kemungkinan 58 persen lebih kecil untuk kena AMD.

”Data menunjukkan flavonoid yang ditemukan pada jeruk orange busa membantu melindungi terhadap penyakit AMD,” kata penulis utama Bamini Gopinath. “Secara signifikan, data tidak menunjukkan hubungan antara sumber makanan lain yang melindungi mata terhadap penyakit ini.”

Namun, tentu ada beberapa batasan utama terutama dalam metodenya. Misalnya; subjek melaporkan konsumsi makanan dalam setahun hanya dalam satu survei tahunan. Metode pengumpulan data ini sangat tidak akurat, mengingat tidak konsistennya sebagian besar makanan orang.

Kelemahan selanjutnya, perhitungan para peneliti tentang asupan flavonoid bahan makanan itu diambil dari nilai standar yang dilaporkan untuk makanan Amerika. Padahak, referensi ini tidak memperhitungkan variasi atau perbedaan alami yang melekat pada produk Amerika dan Australia.

Akhirnya, apakah jeruk orange dan jenis jeruk lainnya akan membantu menyelamatkan penglihatan Anda? Mempertimbangkan hasil ini dan fakta bahwa mereka juga mengandung banyak vitamin C, maka buktinya terlihat bagus. Tetapi mengkonsumsi berbagai buah dan sayuran yang mengandung antioksidan kemungkinan besar akan memberi manfat juga.

Baca Juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.