Penyuka Musik Instrumental, Ber-IQ Tinggi

MEPNews.id – Anda suka jenis musik apa? Apakah Anda menikmati musik gamelan? Dangdut? Rindik? Rap? Klasik? Rock? K-Pop? Apa pun yang Anda pilih, penelitian mengindikasikan selera musik bisa mencerminkan kecerdasan.

Lebih tajam lagi, penelitian dua pakar psikologi evolusi DR Satoshi Kanazawa dan Kaja Perina yang diterbitkan di Journal of Behavioral Decision Making mengungkapkan, menyukai musik instrumental jenis apa pun bisa menjadi pertanda IQ yang lebih tinggi. Apakah itu musik klasik, soundtrack film, ambient, smooth jazz atau bahkan big band, orang-orang yang menyukai musik tanpa suara manusia biasanya memiliki IQ lebih tinggi.

Sebaliknya, kebanyakan orang –termasuk mereka yang memiliki IQ tinggi– yang menyukai musik vokal apa pun jenisnya, tidak bisa begitu saja mencerminkan tentang kecerdasan mereka. Apa lagi sampai ke kompleksitas kognitif dari musiknya. Sebagai contoh, saat opera sering dilihat sebagai musik yang kompleks dan berkelas tinggi, tapi orang yang menyukainya tidak selalu lebih cerdas daripada yang tidak menyukainya.

Penulis penelitian mengungkapkan, “Sulit untuk membuat kasus bahwa musik big-band lebih kompleks secara kognitif daripada musik klasik. Pada titik ekstrem lain, seperti yang diduga, kesukaan pada musik rap secara signifikan berkorelasi negatif dengan kecerdasan. Namun, preferensi pada musik gospel bahkan lebih berkorelasi negatif dengan kecerdasan. Akan sulit membuat kasus bahwa musik gospel kurang kompleks secara kognitif daripada musik rap. ”

Kedua peneliti secara independen melakukan survei terhadap 1.500 orang Amerika Serikat yang mengkaji 18 genre musik berbeda. Pada saat yang sama, mereka juga melakukan tes kecerdasan pada para responden.

Hasilnya menunjukkan , “Terlepas dari faktor usia, ras, jenis kelamin, pendidikan, pendapatan keluarga, agama, status perkawinan saat ini dan masa lalu, dan jumlah anak-anak, lebih banyak orang Amerika cerdas yang lebih cenderung memilih musik instrumental termasuk big-band, klasik dan easy listening music daripada orang-orang Amerika yang intelejensinya lebih rendah.”

Survei serupa pernah dilakukan di Inggris pada 1980-an terhadap ribuan anak usia 16 tahun dan preferensi musik mereka. Survei ini juga menemukan hubungan antara kecerdasan tinggi dan selera musik instrumental.

Mengapa bisa demikian? Penjelasan untuk hubungan antara IQ dengan preferensi musik ini dapat dirujuk pada evolusi ke masa lalu manusia. Kanazawa berpendapat, musik instrumental lebih bagus untuk evolusi dan karena itu terkait dengan IQ yang lebih tinggi.

Baca Juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.