Kepribadian Terbuka Bisa Dorong Kreatifitas

MEPNews.id – Setiap orang punya kepribadian khas masing-masing. Setiap orang tentu punya keinginan untuk sukses di suatu bidang dalam hidup. Pertanyaannya, bagaimana ciri kepribadian bisa memprediksi keberhasilan seseorang dalam bidang kreatifitas? Misalnya dalam bidang menulis, seni rupa, penemuan, musik, tari dan sains?

Penelitian terbaru di Swedia menemukan, punya kepirbadian terbuka terhadap pengalaman baru dan kecerdasan terkait dengan pencapaian kreatif yang lebih besar dalam kehidupan. Orang-orang yang memiliki sifat-sifat ini lebih mungkin meraih kesuksesan (berbayar) profesional dalam bidang menulis, seni visual, penemuan, musik, tarian, hingga sains.

Para peneliti bereksperimen dengan 9.537 pasang orang kembar di Swedia. Pemilihan responden kembar dalam penelitian adalah untuk menguji pengaruh genetika dan lingkungan terhadap kreativitas. Semua peserta penelitian diberikan tes kepribadian, serta ditanya tentang pencapaian kreatif mereka di sejumlah bidang termasuk menulis, seni visual, penemuan, musik, tari dan sains.

Örjan de Manzano dan Fredrik Ullén, dalam hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal Intelligence, menjelaskan, orang yang terbuka terhadap pengalaman lebih cenderung menjadi imajinatif, peka terhadap perasaan, penasaran secara intelektual, dan selalu mencari variasi. Keterbukaan terhadap pengalaman juga mendorong seberapa banyak orang suka mencoba ide atau kegiatan baru.

Namun, kecerdasan dan keterbukaan bisa membiaskan seseorang ke domain yang berbeda. Untuk kreativitas ilmiah, kecerdasan dikaitkan dengan pencapaian lebih besar. Untuk kreativitas artistik, sikap terbuka terhadap pengalaman lebih terkait dengan pencapaian lebih besar.

Kedua peneliti menjelaskan, “Meskipun keterbukaan dan kecerdasan sama-sama berkorelasi dengan pencapaian kreatif di kedua domain, korelasi antara keterbukaan dan pencapaian artistik dua kali lebih kuat dibandingkan antara keterbukaan dan pencapaian ilmiah. Pada saat yang sama, korelasi antara kecerdasan dan pencapaian ilmiah lebih dari dua kali lipat daripada antara kecerdasan dan pencapaian artistik. ”

Selain itu, hubungan antara kecerdasan dan sains serta keterbukaan dan seni, juga terlihat pada tingkat genetik. “Gen yang terkait dengan kecerdasan memainkan peran yang jauh lebih besar dalam pencapaian ilmiah daripada dalam pencapaian artistik. Bahkan, sebagian besar pengaruh genetik pada kecerdasan juga terlibat dalam pencapaian kreatif ilmiah. ”

Minat yang sangat bervariasi dari kecerdasan dan keterbukaan di domain ilmiah dan artistik mungkin bermuara pada tuntutan berbeda. Menurut peneliti,  “Domain artistik dan ilmiah pada umumnya menempatkan tuntutan yang berbeda pada pemecahan masalah secara kreatif. Sebagai contoh, kreativitas ilmiah umumnya  beroperasi di bawah batasan yang lebih besar dan membutuhkan kontrol kognitif top-down lebih besar daripada kreativitas artistic. Kreativitas artistik, berbeda dengan kreativitas ilmiah, lebih bergantung pada asosiasi spontan, keterlibatan emosional dan ekspresi yang mempengaruhi.”

Baca Juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.