Mengapa Bau di Kolam Renang Pertanda Buruk?

MEPNews.id – Sudah lazim jika ada bau klor atau klorin atau kaporit di kolam renang. Senyawa bernama kimia Kalsium hipoklorit itu biasa dituangkan ke dalam air kolam sebagai disinfektan. Sebagian bibit penyakit di kolam renang bisa dimatikan dengan bubuk kimia itu.

Bubuk klorin.

Bubuk klorin.

Bau klorin sangat khas dan mudah dikenali dan bahkan bisa tertanam dalam memori. Namun, jika ada bau klorin yang berebihan atau sangat menyengat, harap hati-hati. Bau menyengat itu bisa jadi menunjukkan ada masalah tersembunyi di air kolam.

Zahra Mulroy, dalam The Mirror edisi 4 Juli 2018, mengabarkan para ahli di Dewan Kualitas dan Kesehatan Air, di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, mengatakan kolam renang yang dirawat dengan benar tidak memiliki bau kimia yang kuat.

Jika ada bau yang menyengat, bisa jadi kolamnya tidak sehat. Ketika klorin dalam air kolam sudah bercampur dengan air seni, kotoran, keringat, dan limbah dari tubuh perenang, maka campuran tersebut menghasilkan zat kimia baru yang disebut kloramina.

Nah, kloramina ini lah yang mengeluarkan bau menyengat. Bukan klorin, tapi kloramina, yang menyebabkan mata perih dan menjadi merah. Bau menyengat ini berarti tidak banyak cara perlindungan dari kuman.

“Bisa dimengerti mengapa kebanyakan orang berpikir bau kimia itu berarti terlalu banyak klorin di kolam renang. Tapi, kenyataan bisa sebalikannya. Bukan klorin, tapi kloramina,” kata Chris Wiant, Ketua Dewan Kualitas dan Kesehatan Air. “Untuk membantu mencegah gangguan kloramina, mandilah sebelum berenang dan sering-seringlah ke kamar mandi di sela aktivitas berenang.”

Baca Juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.