5 Tanda Anda Mungkin Kena Penyumbatan Darah Beku

MEPNews.id – Pembekuan keping-keping darah (trombosit) dapat membantu menutup luka dan menghentikan pendarahan berlebihan di bagian luar tubuh. Namun, pembekuan ini bisa berbahaya jika terjadi di pembuluh darah bagian dalam tubuh. Pembekuan ini bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.

Jika terjadi di kaki, kondisi ini dikenal sebagai deep vein thrombosis (DVT). Akibatnya, bagian tertentu tungkai bisa tak berfungsi. Jika sumbatan terjadi di paru, akan terjadi batuk yang tidak sembuh dengan obat biasa atau terjadi rasa nyeri tajam dalam setiap tarikan napas. Terjadilah emboli paru. Risiko juga tinggi jika terjadi di otak.

“Ketika gumpalan keping-keping darah terbentuk dalam sistem lebih dalam, ini bisa sangat menyakitkan dan berbahaya,” kata Dr Luis Navarro, pendiri Vein Treatment Center di New York City. “Komplikasi paling serius dapat terjadi jika gumpalan bersarang di paru-paru dan akhirnya menghalangi aliran darah. Maka, sangat penting mengenali gejala penyumbatan pembuluh darah.”

Sadhana Bharanidharan, dalam Medical Daily edisi 4 Juli 2018, merangkum lima tanda kemungkinan Anda mengalami pembekuan darah yang menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah.

  • Pembengkakan di satu kaki

clot kakiDalam kebanyakan kasus, DVT mengakibatkan pembengkakan pada tungkai yang terkena. Dampaknya bisa dilihat di bawah lutut yang membengkak. Namun, jarang ada kasus DVT yang terjadi di kedua tungkai. “Ketika gumpalan terbentuk di pembuluh darah, maka darah tidak bisa kembali ke jantung. Sementara, tekanan dari jantung dan tarikan gravitasi menyebabkan cairan darah menyebar ke jaringan di tungkai bagian bawah,” jelas Dr Patricia Vassallo, asisten profesor kardiologi di Northwestern University di Amerika Serikat.

  • Perubahan warna kulit

Ketika aliran darah tersumbat di pembuluh darah maka kulit di atas area itu dapat mulai tampak berubah warna, seperti memar. Sangat mungkin terlihat nuansa biru, ungu, atau bahkan merah pada kulit yang terdampak. Jika kulit yang berubah warna terasa gatal atau agak panas saat disentuh, maka segeralah memeriksanya ke profesional medis.

  • Nyeri pada tungkai atau lengan

Rasa nyeri semacam ini dapat terjadi dengan sendirinya atau dapat disertai tanda-tanda perubahan warna dan pembengkakan. “Biasanya, rasa nyeri akibat gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah ini sering disangka kram atau regangan otot. Itu sebabnya penyumbatan pembuluh darah sering tidak terdiagnosis dan secara khusus dianggap berbahaya,” kata Dr Navarro.

  • Sesak Nafas

clot paruJika pembuluh darah tersumbat darah beku, maka aliran darah terpengaruh dan kadar oksigen mulai menurun. Jika detak jantung meningkat, terjadi batuk-batuk hebat, hingga bernapas jadi sulit, ini bisa menjadi tanda bahwa bekuan darah telah berpindah ke kawasan paru-paru. Kurangnya oksigen di paru juga membuat kepala terasa pusing. Dalam kasus seperti ini, kondisinya sudah darurat. Bawa segera ke rumah sakit atau hubungi 112 untuk mendapatkan jasa ambulans dan bantuan medis sesegera mungkin.

  • Nyeri tajam di dada

Ketika bergerak ke paru-paru, bekuan darah ibi dapat menyebabkan emboli paru dan menghasilkan gejala mirip dengan serangan jantung. Dr. Thomas Maldonado dari Venous Thromboembolic Center di Langone Medical Center, New York University, menjelaskan, nyeri yang terasa berpusat di dada tetapi memancar ke bagian tubuh sekitarnya kemungkinan besar adalah serangan jantung. Sementara, emboli paru lebih terasa seperti nyeri tajam yang tampaknya semakin memburuk setiap napas yang diambil.

 

Baca Juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.