Celana Ketat Berrisiko Bagi Kesuburan Pria

MEPNews.id – Ini patut dipertimbangkan atau disesuaikan dengan hati-hati. Celana pendek ketat seperti yang biasa digunakan untuk bersepeda bisa berpengaruh negatif pada peluang kaum pria untuk membuat hamil pasangannya. Celana macam dapat mempengaruhi jumlah dan kualitas sperma karena memanaskan testis secara berlebihan. Jika ingin punya anak, sebaiknya pria mengenakan celana yang lebih longgar.

Pendapat ini dikabarkan Victoria Allen di MailOnline edisi 30 Juni 2018 mengutip Isabel Traynor sang perawat utama untuk ‘program pembuahan yang diperbantukan’ di NHS Greater Glasgow dan Clyde di Inggris Raya. Kutipan ini diambil dari kertas kerja yang disampaikan Traynor pada acara peningkatan kesuburan Progress Educational Trust setelah berdiskusi dengan sejumlah wanita yang berpasangan dengan pria penyuka sepeda.

“Kami menyarankan mereka untuk mengenakan celana longgar dan menghindari sesuatu yang ketat di sekitar testis saat berolahraga. Celana ketat bisa memiliki efek isolasi, peningkatan suhu, yang berpotensi memengaruhi jumlah dan kualitas sperma,” kata Traynor setelah acara tersebut.

Mengenakan celana ketat untuk bersepeda memang populer di kalangan biker laki-laki. Namun, celana model Lycra itu bukannya tanpa masalah. Juara balap sepeda Olimpiade enam kali, Sir Chris Hoy, menulis di majalah GQ 2017 yang menilai Lycra umumnya berdampak mengerikan untuk siapa pun yang badannya lebih berat daripada 51 kilogram.

Testis perlu beberapa derajat lebih dingin daripada bagian tubuh lainnya untuk menghasilkan sperma yang  efektif. Sejumlah penelitian menunjukkan, peningkatan suhu dapat mengubah bentuk, kecepatan dan jumlah sperma.

Allan Pacey, ahli kesuburan pria dari Universitas Sheffield, mengatakan, “Saya tidak punya bukti kuat pengendara sepeda bercelana ketat itu berisiko memiliki kualitas sperma buruk. Tapi, beberapa penelitian, termasuk penelitian saya, menunjukkan pria yang mengenakan pakaian ketat memiliki kualitas sperma lebih buruk daripada pria yang memakai pakaian longgar. Saya menduga, mengenakan celana pendek ketat mungkin memiliki efek yang sama yakni memanaskan testikel. Tapi itu masih dalam tahap asumsi saat ini.”

Para ahli tidak menyarankan pria untuk berhenti bersepeda, karena kualitas sperma justru dapat meningkat dengan olahraga tingkat sedang. “Mungkin itu hanya kasus khusus tentang memakai pakaian olahraga yang lebih longgar,” kata Profesor Pacey.

Beberapa studi juga mengisyaratkan jeans ketat bisa meningkatkan risiko kualitas sperma lebih rendah.

Baca Juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.