Begini Lho Cara Kopi Melindungi Jantung

MEPNews.id – Jika Anda tidak bisa melewati hari tanpa kopi, Anda tidak sendirian. Konsumsi kopi dunia meningkat tajam, rata-rata 1,7 kg per kapita per tahun. Konsumsi kopi di Indonesia meningkat rata-rata lebih dari 7 persen per tahun. Sepanjang tidak berlebihan, kafein dalam kopi bisa memberi manfaat kesehatan.

Tapi, seberapa banyak cangkir kopi yang patut Anda minum dalam sehari? Sadhana Bharanidharan dalam Medical Daily edisi 22 Juni 2018 mengabarkan, peneliti Jerman mencari tahu jumlah kafein ideal yang bermanfaat bagi kesehatan tertuama jantung. Hasil penelitian mereka diterbitkan jurnal PLOS Biology pada 21 Juni.

“Gagasan lama bahwa tidak boleh minum kopi jika memiliki masalah jantung jelas tidak berlaku lagi,” kata Joachim Altschmied, peneliti dari Heinrich Heine-University di Düesseldorf.

Tim peneliti mempelajari bagaimana kafein mempengaruhi tikus dan mempengaruhi sel kultur manusia. Mereka memberi perhatian khusus pada protein p27 yang dikenal memainkan peran penting dalam mengubah glukosa menjadi energi di dalam sel-sel kita.

Dalam eksperimen sepuluh hari, tikus pra-diabetes, tikus gemuk, dan tikus tua mengkonsumsi kafein setara empat cangkir kopi setiap hari. Dalam sel-sel jantung, kafein meningkatkan jumlah p27 dalam mitokondria. Ini membantu sel mereka menghasilkan lebih banyak energi dan pulih lebih cepat dari kerusakan kardiovaskuler.

Dengan menginduksi serangan jantung, tikus tanpa p27 lebih mungkin mati dibandingkan tikus dengan banyak p27. Ini menunjukkan peluang bertahan hidup yang lebih baik. Kesimpulannya, empat cangkir kopi memiliki efek perlindungan pada otot-otot jantung, mempercepat proses perbaikan dan pemulihan.

Memang, beberapa pihak percaya bahwa kopi berkafein mungkin tidak terlalu bagus untuk kita. Namun, temuan dari Jerman ini menambah daftar manfaat kesehatan potensial yang terkait kopi dalam beberapa tahun terakhir.

Baru-baru ini, tinjauan literatur 2018 oleh peneliti Australia juga menemukan manfaat kesehatan jantung yang terkait dengan minum tiga cangkir kopi. Dengan mendata sifat anti-aritmik dan memperbaiki fungsi jantung, temuan itu menunjukkan 300 miligram kafein per hari aman untuk pasien aritmik.

Tetapi sekadar menenggak kopi tentu tidak sangat membantu kesehatan jantung, kata Judith Haendeler peneliti utama dari studi baru ini. “Jika Anda mendengar tentang studi ini, dan memutuskan untuk minum kopi, tetapi Anda tidak melakukan apa pun; tidak berolahraga, tidak ada diet tepat, maka tentu saja ini tidak akan berhasil,” katanya.

Lebih jauh, temuan ini juga masih perlu direplikasi dalam studi terhadap manusia. “Jantung tikus itu berperilaku berbeda dari jantung manusia,” kata Greg Dusting, mitra peneliti di University of Melbourne, Australia. “Kita juga harus tetap hati-hati dalam konsumsi kafein.”

Kafein pada dasarnya adalah stimulant. Dalam dosis tinggi atau berlebihan, kafein bisa menjadi stimulan yang keliru bagi mereka yang berisiko serangan jantung atau baru kena serangan jantung. “Efek potensi manfaat kafein terhadap arteri jantung memang menarik. Tapi, ini perlu bukti untuk jangka panjang.”

Baca Juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.