Mengedit Rasa Tidak Percaya Diri Saat Difoto

tom kolom kecilOleh: Teguh W. Utomo

MEPNews.id – Sejak kecil, saya tak suka difoto. Dulu, kamera masih menggunakan film. Sekali jepret harus jadi foto bagus, kalau tidak ingin rugi membuang film dan ongkos cuci-cetak. Maka, fotografer profesional harus menata obyek sesempurna mungkin. Saat ditata, kadang saya tidak cukup sabar untuk diam beberapa saat.

Ketika kamera makin umum, tapi masih menggunakan film, saya juga tetap tidak suka difoto. Itu karena potret-memotret di antara kawan lebih sering terjadi pada acara tertentu. Misalnya, ulang tahun teman. Saya sangat tidak suka bila dipotret saat sedang makan atau memasukkan makanan ke mulut. Hasilnya tidak pernah bagus.

Apakah Anda juga tidak suka difoto? Atau, apakah Anda malu difoto? Lebih tajam lagi; apakah Anda tidak percaya diri untuk difoto? Jika menjawab ‘ya’ untuk salah satu dari tiga pertanyaan tadi, berarti Anda telah menghilangkan potensi kenangan atau memori dari acara-acara penting dalam hidup Anda. Sayang sekali.

Sekarang, di era digital, saya sering menghindari difoto. Bukan karena tidak suka, malu, atau tidak percaya diri, tapi lebih karena saya harus pilih-pilih. Mana foto untuk pribadi, mana yang boleh untuk umum.

Di sisi lain, saya suka memotret sehingga bisa mempelajari obyek. Ada yang fotogenik sehingga enak dipotret, ada yang narsis sehingga sedikit-sedikit minta dipotret, dan ada yang kurang percaya diri sehingga menolak dipotret.

Jika Anda termasuk orang yang kurang percaya diri untuk dipotret, jangan khawatir. Anda tidak sendiri. Selain itu, ada juga tips dari saya untuk memotivasi Anda agar percaya diri saat dipotret. Nah, berikut ini beberapa tipsnya;

  • Niatkan untuk membuat kenangan

Yang lebih penting ada kenangan, daripada bagaimana Anda terlihat. Fikirkan bagaimana Anda akan MERASA melihat kembali gambar ini dalam 10 atau 20 tahun mendatang, dan mengingat kesenangan yang Anda nikmati saat difoto. Dalam kondisi begini, Anda jadi lebih rileks karena tidak terlalu memikirkan yang tidak terlalu penting. Ini menghasilkan gambar yang lebih tulus.

  • Jangan bicara negatif tentang diri sendiri

Terutama untuk wanita, kritik terburuk diri sendiri adalah ketika menyangkut penampilan. Saat melihat foto yang sudah jadi, selalu muncul perasaan ‘kurang ini lah’ dan ‘kurang itu lah’. Ucapan negatif tentang diri sendiri ini berdampak pada kepercayaan diri dan kenyamanan diri. Santai saja lah. Anda perlu menyadari bahwa Anda lebih cantik daripada yang Anda pikirkan! Kalau toh dalam foto tampak alisnya berat sebelah, 20 tahun kemudian alis itu lebih bisa menjadi bahan gurauan menyenangkan daripada bukan bahan cemoohan menyakitkan.

  • Persiapan adalah kunci

Jika sudah direncanakan akan difoto, bersiaplah. Malam sebelumnya, tidurlah yang nyenyak agar pada hari pemotretan wajah dan tubuh tampak lebih segar. Pastikan pakaian yang cocok dengan kondisi dan nyaman Anda kenakan. Riasan tentu perlu. Menjadi lebih cantik dan anggun atau tampan dan gagah bisa mendorong rasa percaya diri.

  • Perhatikan kamera dan pemotretnya

Kepercayaan diri akan meningkat jika Anda sadar kamera. Dengan mengetahui kamera, dan yang memotret, maka Anda akan selalu siap untuk dipotret. Tidak selalu mata harus ke kamera, karena memandang ke arah lain bisa menghasilkan gambar tak kalah bagus. Dengan fotografer profesional, urusan ini jadi lebih gampang. Dengan fotografer amatir, atau yang suka gambar candid, Anda bisa lebih menjaga penampilan diri.

  • Tentang senyum!

Lebih baik tampilan yang santai dan jujur daripada senyum yang dipaksakan. Semakin jujur, semakin rileks, dan semakin tulus interaksi Anda dengan momen-momen yang ditangkap kamera. Kalau memaksa senyum, kadang jadi aneh.

  • Era digital

Terakhir, ini era digital. Orang bisa memotret berkali-kali tanpa repot memikirkan harga film, ongkos cuci, dan ongkos cetak. Modal yang dipikirkan cuma batere atau power bank dan kapasitas simpan disc. Kalau sudah motret, gambar bisa dipilih mana yang disuka dan mana yang tidak. Agar lebih bagus, ada photoshop. Fotografer profesional bisa menyajikan yang terbaik buat Anda. Kalau fotografernya amatir atau yang suka candid, Anda tinggal minta file fotonya untuk Anda proses sendiri.

Jadi, untuk apa tidak percaya diri?

 

Penulis adalah:

Facebook Comments

POST A COMMENT.