Waduh! Kaum Muda Sekarang Semakin Bodoh

MEPNews.id – Tingkat kecerdasan kaum muda zaman sekarang cenderung menurun dibanding anak-anak zaman dulu. Setelah era Perang Dunia II, IQ anak-anak meningkat setiap dekade. Tapi, dimulai oleh bayi-bayi yang lahir setelah 1975, kecenderungannya IQ turun lagi. Rata-rata turun tujuh poin.

Isabella Fish, untuk The Daily Mail edisi 12 Juni 2018, mengabarkan penelitian di Norwegia yang menunjukkan penurunan perbandingan skor IQ antara orang-orang muda dengan generasi terdahulu. Penurunan skor ini menandai akhir dari efek Flynn; saat mana rata-rata peningkatan IQ pada 60 hingga 70 tahun terakhir sekitar tiga poin per dekade.

Mengapa terjadi demikian? Penurunan IQ ini bisa karena perbedaan dalam teknik bahasa dan matematika diajarkan di sekolah-sekolah. Namun, itu juga bisa jadi karena anak-anak menghabiskan lebih banyak waktu untuk perangkat teknologi daripada membaca buku.

Stuart Ritchie, psikolog dari Universitas Edinburgh di Skotlandia, yang tidak terlibat dalam penelitian di Norwegia, mengungkapkan, “Ini bukti paling meyakinkan tentang membaliknya Efek Flynn. Jika penelitian itu benar dan valid, hasilnya sangat mengesankan dalam arti sangat mengkhawatirkan.”

Dalam studi terbaru oleh Ole Rogeberg dan Bernt Bratsberg dari Ragnar Frisch Center for Economic Research di Oslo, terungkap bahwa IQ pria muda Norwegia lebih rendah daripada skor ayah mereka ketika mereka berusia sama. Padahal, Norwegia dikenal sebagai salah satu negeri dengan pendidikan terbaik dan penduduk tercerdas.

Peneliti menganalisis skor dari tes IQ standar lebih dari 730.000 pria – yang dilaporkan untuk layanan nasional antara 1970 – 2009. Hasil penelitian ini diterbitkan dalam Proceedings of National Academy of Sciences (PNAS) dari United States of America Journal.

Menurut penelitian sebelumnya, skor IQ mungkin telah jatuh sejak pergantian milenium. Dua studi di Inggris menunjukkan, jatuhnya antara 2,5 dan 4,3 poin setiap sepuluh tahun. Namun, karena penelitian itu sifatnya terbatas, hasil mereka belum bisa diterima secara luas.

Hasil temuan ini muncul setelah para ilmuwan pada Desember 2017 mengungkapkan bahwa makan ikan secara teratur bisa meningkatkan kecerdasan anak-anak serta membantu mereka tidur lebih nyenyak. Anak-anak usia 9 – 11 tahun yang memakan ikan setidaknya sekali seminggu, mencetak hampir 5 poin lebih tinggi dalam tes IQ dibanding anak-anak yang lebih jarang makan ikan.

Dalam studi oleh para peneliti Amerika Serikat, lebih dari 500 anak ditanya seberapa sering mereka mengonsumsi ikan dalam sebulan terakhir. Peringkat pilihannya mulai dari ‘tidak pernah’ hingga ‘sekali per minggu’. Anak-anak kemudian diikutkan tes IQ yang juga melibatkan keterampilan komunikasi verbal dan tulis. Setelah mempertimbangkan faktor-faktor antara lain pendidikan orang tua, pekerjaan dan status perkawinan orang tua, ditemukan bahwa anak-anak yang makan ikan setidaknya sekali seminggu mendapat skor 4,8 poin lebih tinggi daripada yang tidak makan ikan. Bahkan, yang makan ikan bisa mencetak 3,3 poin lebih tinggi.

Baca Juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.