Ada Harapan Baru Hadapi Diabetes Tipe 1

MEPNews.id – Ya, ada harapan baru bagi penderita diabetes Tipe 1. Penelitian terbaru di Inggris menunjukkan, penurunan cepat dalam produksi insulin yang menyebabkan diabetes tipe 1 memang terpantau terus selama tujuh tahun tapi kemudian stabil.

Dikabarkan EurekAlert! edisi 8 Juni 2018, tim dari Fakultas Kedokeran Universitas Exeter di Inggris menemukan bukti, jumlah insulin yang diproduksi memang menurun hampir 50% setiap tahun selama tujuh tahun. Namun, setelah titik itu, kadar insulin menjadi stabil.

Penemuan ini langkah besar dalam memahami diabetes tipe 1. Ini juga bertentangan dengan keyakinan sebelumnya bahwa insulin yang diproduksi penderita diabetes tipe 1 akan menurun terus seiring waktu.

Hasil penelitian di Exester menawarkan harapan; dengan memahami perubahan apa setelah tujuh tahun maka strategi baru dapat dikembangkan untuk menjaga sel-sel beta yang mensekresi insulin pada pasien.

Tim peneliti mempelajari 1.549 orang yang kena diabetes tipe 1. Para responden ini dari Exeter (England) dan Tayside (Skotlandia) dalam studi UNITED. Hasil penelitian oleh Beverley Shields, Timothy McDonald, Richard Oram, Anita Hill, Michelle Hudson, Pia Leete, Ewan Pearson, Sarah Richardson, Noel Morgan, dan Andrew Hattersley ini diterbitkan dalam jurnal Diabetes Care.

Penelitian dilakukan dengan mengukur kadar C-peptide dalam darah. C-peptide ini diproduksi pada waktunya yang sama dan dalam jumlah yang sama dengan insulin. Dengan mengukur tingkat C-peptida dalam darah atau dalam urin, para ilmuwan mengetahui berapa banyak insulin yang diproduksi seseorang –bahkan jika orang itu sudah menggunakan suntikan insulin sebagai pengobatan.

Dr Beverley Shields dari Fakultas Kedokteran Universitas Exeter, yang memimpin penelitian, mengatakan, “Temuan ini sangat menarik. Ini menunjukkan seseorang yang kena diabetes tipe 1 tetap memiliki sel beta aktif bahkan tujuh tahun setelah diagnosis. Kami belum yakin mengapa hal ini terjadi. Mungkin ada sekelompok kecil sel beta ‘tangguh’ yang kebal terhadap serangan. Sel-sel tangguh ini tersisa setelah semua sel beta ‘rawan’ sudah mengalami kehancuran. Maka, memahami apa yang istimewa tentang sel beta ‘tangguh’ ini dapat membuka jalur baru untuk pengobatan diabetes Tipe 1.”

Pada 2015, sekitar 415 juta orang kena diabetes tipe 1 dan tipe 2. Diprediksi, 642 juta orang terkena pada 2040. Di Inggris, diabetes tipe 1 mempengaruhi 400.000 orang.

Tipe 1 ini umumnya dimulai pada masa kanak-kanak tetapi dapat berkembang pada usia berapa pun. Diabetes tipe 1 menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang disi sendiri dan menghancurkan sel-sel yang memproduksi insulin di pankreas. Ini membuat pasien bergantung pada suntikan insulin seumur hidup. Sementara, diabetes tipe 2 terjadi setelah pankreas hancur karena pola makan atau gaya hidup tidak sehat.

Profesor Andrew Hattersley, konsultan diabetes di Royal Devon dan Exeter Hospital serta profesor penelitian di Fakultas Kedokteran Universitas Exeter, melihat harapan ke depan. “Sekarang kita tahu ada ‘saklar tujuh tahunan’. Pertanyaan berikutnya; mengapa? Apakah serangan oleh sistem kekebalan tubuh itu terhenti? Atau, apakah kita menyisakan ‘sel-sel beta tangguh’ yang dapat menahan serangan sistem kekebalan? Setiap wawasan dalam menghentikan kehancuran atas sel-sel penghasil insulin ini pasti berharga. Kami tidak bisa membuat kemajuan ini tanpa bantuan lebih dari 1.500 pasien. Kami berterima kasih pada mereka saat mencoba menemukan jawaban yang mungkin dapat membantu perawatan pasien dengan cepat.”

Karen Addington, pimpinan eksekutif di Inggris atas lembaga amal diabetes tipe 1 JDRF yang membiayai penelitian ini, mengatakan: “Hasil ini memberi bukti lebih lanjut bahwa serangan sistem kekebalan terhadap sel-sel beta yang memproduksi insulin tidak setuntas seperti yang dulu kita pernah percaya. Ternyata, serangannya dapat berubah dari waktu ke waktu. Penemuan ini bisa membuka pintu untuk mengidentifikasi cara-cara produksi insulin pada orang yang didiagnosis atau sudah hidup dengan diabetes tipe 1.”

Baca Juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.