Puasaku Untuk Tuhanku

bojonegoro - khusnatul mawaddahOleh:Khusnatul Mawaddah

MEPNews.id – Sudah 15 hari rukun Islam yang ke-4 ini dijalankan oleh ummat Islam. Tujuan hakiki yang Allah perintahkan untuk berpuasa antara lain adalah untuk menaikkan level manusia ke tingkat ketaqwaan lebih tinggi. Ummat selain Islam juga ada rutinitas puasa, namun tujuannya mungkin berbeda.

Pengetahuan tentang penting dan nikmatnya ibadah puasa Ramadhan bisa dilihat secara kasat mata. Masjid dan mushola selalu ramai didatangi untuk sholat Tarawih berjamaah, karena waktunya memang setelah Isya’ sampai sebelum Subuh. Hidangan ta’jil tersedia setiap hari menjelang adzan Maghrib. Kajian Ramadhan sambil menunggu saat berbuka juga menjadi ciri khas di masjid dan mushola. Belum lagi para mubaligh atau da’i yang memberikan tausiyah untuk jamaah. Rasanya masjid menjadi semarak sepanjang bulan Ramadhan.

berbagi 3

Anak-anak diajari berempati sejak dini.

Keistimewaan bulan suci memang sudah tidak diragukan lagi. Pada bulan ini, Allah menurunkan kitab suci Alquran. Kitab inilah yang menjadi satu-satunya petunjuk jalan lurus menuju Tuhan. Segala macam ilmu, masalah manusia dan solusinya, ada di dalamnya. Maka tidak elok jika bulan puasa tidak diiringi kajian Alquran.

Ramadhan juga bisa menjadi bulan untuk evaluasi diri. Manusia tidak lepas dari kekhilafan, baik dengan keluarga maupun dengan masyarakat lingkungan. Bulan ini juga mengingatkan kita untuk selalu mensyukuri semua anugrahNya, kasih sayangNya serta ampunanNya.

Tidak semua ummat Islam mampu berpuasa, karena berbagai faktor. Ada yang karena dalam kondisi sakit, ada yang karena ruhsoh, ada yang karena tidak mampu karena pekerjaan berat. Namun, banyak juga ummat yang terbiasa puasa karena memang secara ekonomi memaksa untuk sering berpuasa.

berbagi 2Begitu banyaknya nikmat puasa di bulan Ramadhan menjadi barometer seberapa sensitif ummat Islam yang diberi kemampuan materi untuk mengihlashkan sebagian hartanya. Maka, diperintahkan dalam Alquran untuk menyisihkan sebagian harta kita untuk kaum dhuafa, anak yatim, sabilillah, dan lain-lain.

Pelepasan harta ini agar semakin bersih hati ummat Islam untuk kecintaannya kepada Sang Pencipta. Secara sosial, ini juga membuat semakin merata kasih sayang kita pada sesama tanpa pandang ras dan agama. Memang, tujuan puasa hanya untuk Allah semata.

Facebook Comments

POST A COMMENT.