Percaya Diri saat Berbicara di Depan Umum

tom kolom kecilOleh: Teguh W. Utomo

MEPNews.id – Ada survey lama, yakni pada Juli 1973, oleh R.H. Bruskin Associates. Survey ini menanyai orang tentang berbagai rasa takut. Hasilnya menunjukkan, 41% orang takut berbiacara di depan publik. Sebagai perbandingan, hanya 19% yang mengaku takut pada mati.

Mungkin survei yang mengisyaratkan orang lebih takut bicara di depan publik daripada takut mati ini sudah sangat kuno. Tapi, bukan rahasia lagi jika orang masa kini bisa keringatan sampai basah saat harus berbicara di depan umum. Bahkan, ada yang suaranya tidak keluar sama sekali.

Padahal, dalam suatu waktu, kita tentu pernah mendapat kesempatan berbicara di depan umum. Ini harus kita hadapi. Di sisi lain, kemampuan berbicara di depan orang banyak adalah salah satu keterampilan bisnis yang paling berharga saat ini. Juga kunci sukses untuk bidang-bidang lainnya.

Lalu, bagaimana kalau sudah terlanjur kurang percaya diri untuk berbicara di depan umum? Berikut ini tips untuk mengatasi kegugupan lalu segera mengembangkan kepercayaan diri di mimbar.

  1. Siapkan diri untuk gugup

Sadari bahwa gugup itu normal. Bahkan, pembicara yang handal dan berpengalaman pun sering merasa gugup. Jangan mencoba menghilangkan kegugupan Anda. Tapi, ubah menjadi energi yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan mental berbicara Anda.

  1. Siapkan materi

Pelajari dulu baik-baik apa yang akan Anda katakan, mengapa Anda ingin atau harus mengatakannya. Pahami semua materinya. Persiapkan pula alat bantunya jika perlu. Misalnya, siapkan perangkat LCD, catatan di kertas kecil, hingga orang yang bisa membantu mengingatkan. Jika tidak siap materi, Anda bakal banyak berbohong.

  1. Banyak berlatih

Kalau harus serius bergelut dengan jagad public speaking, latihan memang sangat perlu. Setelah paham materi, berlatihlah dengan bicara sendiri di depan cermin atau rekaman video. Silakan berbicara, berdiri, berjalan, bergerak, berisyarat sambil membayangkan Anda menjelaskan sesuatu kepada banyak orang. Setelah itu, ketahui kekurangan Anda dan segera perbaiki.

  1. Bergurulah

Bergurulah pada pembicara top, agar tahu di balik layar bagaimana mereka bisa berbicara yang baik dan mengatasi masalah. Ketahui bahwa pembicara top tidak selalu menghafalkan kata demi kata untuk berpidato. Umumnya mereka lebih terbiasa bicara poin demi poin. Silakan hafalkan naskah pidato, tapi pengungkapannya tidak selalu persis kata demi kata.

  1. Tarik nafas

Ketika sudah berada di panggung atau tempat untuk berbicara, sekitar tiga puluh detik sebelum mulai berbicara, tarik nafas dalam-dalam melalui hidung hingga ke perut. Saat hembuskan napas, dan katakan dalam hati pada diri sendiri, “Tenang.” Lakukan itu hingga tiga kali untuk memberi sugesti pada diri Anda sendiri.

  1. Fokus pada audiens

Demam panggung biasanya berakar pada kebingungan sendiri. “Bagaimana saya melakukannya?” atau “Apakah ucapan saya masuk akal?” atau “Wah, pakaian saya kedodoran.” Sudahlah! Berhenti berfokus pada diri sendiri. Orang sudah menanti sekian menit apa yang akan Anda ucapkan. Maka, fokuslah pada audiens. Beri salam. Tanya, “Apa kabar?” Lalu ucapkan kata-kata, sambil sesekali menilai apakah mereka bisa dan mau mendengar Anda.

  1. Harus jelas

Ini bergantung pada kondisi audiens dan acara. Kadang, ada acara yang waktunya panjang dengan audiens terbuka. Kadang, ada acara yang waktunya terbatas dan audiens khusus. Maka, pembicara kadang berimprovisasi memanjangkan pidato. Kadang, pembicara harus meringkas dengan tema khusus karena waktu pendek. Intinya, pesan yang harus disampaikan bisa diterima dengan baik oleh audiens. Maka, entah berpanjang-panjang atau singkat, sederhanakan pesan agar lebih jelas mudah diterima audiens.

  1. Percaya diri

Orang tidak melihat betapa gugupnya Anda. Mereka tidak tahu apakah telapak tangan Anda berkeringat atau lutut Anda gemetar atau jantung Anda berdegup keras. Jadi, jangan buat mereka tahu tentang kegugupan Anda. Orang justru menunggu apa yang Anda akan ucapkan. Maka, tersenyumlah. Busungkan dada. Tegakkan tubuh. Tunjukkan rasa percaya diri, bahkan jika Anda tidak merasakannya.

  1. Semoga sukses!

 

Penulis adalah:

  • Praktisi komunikasi massa, trainer motivasional
  • Bisa ditengok di cilukbha@gmail.com, Facebook.com/teguh.w.utomo atau Instagram.com@teguh_w_utomo

Facebook Comments

POST A COMMENT.