Bagaimana Olahraga bisa Bikin Jantung Sehat?

MEPNews.id – Anda tentu sudah tahu olahraga itu baik untuk kesehatan dan untuk jantung Anda. Boleh dikata, semua pakar dan praktisi kesehatan sepakat olahraga bisa mencegah penyakit jantung. Jika sudah ada masalah dengan jantung, olahraga bisa membuatnya lebih mudah terkontrol.

Tapi, bagaimana caranya olahraga bisa membuat jantung jadi lebih sehat? Len Canter, dalam HealthDay News edisi 22 Mei 2018, menyebut jika Anda dengan tepat memahami bagaimana olahraga membantu jantung maka Anda akan lebih termotivasi untuk berolahraga.

Sejumlah penelitan menemukan manfaat penting dari olahraga, antara lain;.

Pertama, meningkatkan kebugaran kardiorespirasi (CRF). Itu adalah kapasitas jantung dan paru-paru untuk menyediakan oksigen pada seluruh otot tubuh. CRF adalah indikator yang sangat baik tentang seberapa banyak Anda berolahraga. Bahkan, CRF dapat digunakan sebagai alat diagnostik dan alat memprediksi kesehatan di masa depan. Dokter dapat memintakan tes untuk mengukur CRF Anda. Metodenya biasanya melibatkan latihan treadmill saat tanda-tanda vital utama Anda dipantau dan diukur.

Kedua, mempengaruhi perubahan positif dalam biomarker tertentu. Anggap saja penanda biologis itu sebagai faktor risiko penyakit jantung. Antara lain LDL (kolesterol ‘jahat’) dan protein C-reaktif (yang terkait peradangan dan banyak jenis penyakit).

Ketiga, olahraga juga meningkatkan penggunaan insulin oleh tubuh, membuat gula darah lebih mudah diatur. Orang yang berusia di bawah 50 tahun dan yang punya tekanan darah tinggi, sindrom metabolik, dan diabetes tipe 2, sering mendapatkan manfaat terbesar dari olahraga.

Apakah Anda sudah cukup berolahraga? Nah, lihat saja rekomendasi dari American Heart Association:

  • Lakukan minimal 30 menit aktivitas aerobik intensitas sedang setidaknya lima hari dalam seminggu selama total 150 menit. Atau, minimal 25 menit aktivitas aerobik intensitas berat setidaknya tiga hari seminggu dengan total 75 menit. Atau, kombinasi aktivitas aerobik intensitas sedang dan aerobic intensitas berat. Ini dapat dibagi menjadi dua atau tiga sesi 10 hingga 15 menit per hari.
  • Lakukan penguatan otot intensitas sedang hingga berat setidaknya dua hari tidak berturut-turut dalam seminggu.
  • Untuk menurunkan tekanan darah dan kolesterol serta mengurangi risiko serangan jantung atau stroke, lakukan rata-rata 40 menit aktivitas aerobik intensitas sedang hingga berat tiga atau empat kali seminggu.

Sejumlah pakar mengatakan, olahraga apa pun lebih baik daripada tidak berolahraga sama sekali. Namun, melakukan gerak badan dalam jumlah yang disarankan adalah kunci untuk jantung sehat. Jangan lupa, memeriksakan diri ke dokter sebelum memulai olahraga.

Baca juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.