Jahe Bisa Redakan Muntah Gastroenteritis Akut

MEPNews.id – Sediakan selalu jahe di rumah, karena banyak manfaatnya. Salah satunya, jahe bisa menyelamatkan nyawa karena terbukti secara ilmiah jadi pengobatan kuat terhadap muntah akut karena bibit penyakit di sistem pencernaan. Muntah gastroenteritis semacam ini menjadi penyebab dehidrasi dan kematian di negara berkembang.

Alex Matthews-King, dalam The Independent edisi 10 Mei 2018, mengabarkan temuan uji klinis terhadap efek antiemetik (anti-muntah) jahe pada anak-anak yang terkena gastroenteritis serius. Temuan ini dipresentasikan pada pertemuan tahunan European Society of Pediatric Gastroenterology, Hepatology dan Nutrition (ESPGHAN).

Percobaan klinis atas jahe ini dipimpin Dr Roberto Berni Canani, profesor pediatri dari Universitas Napoli di Italia. Respondennya 140 anak usia 1 – 10 tahun dari kota Napoli yang kena gastroenteritis serius. Untuk memperkuat uji klinis, eksperimen dijalankan dengan metode ‘double blind’; tidak ada satu pun responen atau dokter peneliti yang mengetahui apakah anak-anak menerima jahe atau plasebo. Ekstrak jahe diberikan dalam bentuk tetes yang rasanya tidak berbeda dengan plasebo.

Sejumlah penelitian sebelumnya pada wanita hamil yang mengalami morning sickness atau pasien yang menjalani kemoterapi menemukan bukti kemampuan jahe mengurangi muntah. Hasilnya menunjukkan jahe menurunkan keparahan dan frekuensi muntah.

Dalam uji klinis oleh Dr Canani, anak-anak terbukti mengalami penurunan jumlah muntah 20 persen setelah mengkonsumsi ekstrak jahe dibandingkan dengan anak yang mendapat suplemen plasebo. Anak-anak yang mendapat jahe juga mengalami penurunan 28% untuk absen sakit dari sekolah.

Dr Canani mengatakan, “Temuan ini berpotensi menyelamatkan kehidupan di seluruh dunia, serta bisa menurunkan tekanan terhadap sistem kesehatan.”

Memutus Komplikasi

Gastroenteritis adalah peradangan pada lambung dan usus yang disebabkan bakteri sangat menular. Antara lain; salmonella dan rotavirus dalam makanan dan air; virus semacam norovirus penyebab muntah; atau spesies lain yang bersifat parasit.

Muntah dan diare berlebihan bisa menyulitkan pasien menyerap makanan, minuman atau obat oral untuk mengobati infeksi. Kondisi ini bisa serius pada pasien rentan, yakni anak kecil atau orang tua lemah. Secara global, gastroenteritis akut membunuh 1,34 juta anak setiap tahun atau setara 15 persen dari semua kematian anak.

“Gastroenteritis akut masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar pada anak-anak di negara berkembang,” kata Dr Canani, dikutip The Independent. “Dehidrasi adalah komplikasi paling sering dan berbahaya.”

Dehidrasi dapat ditangani dengan minuman rehidrasi, termasuk oralit. Namun, kondisi muntah dapat membatasi strategi ini. “Maka, jahe bisa sangat membantu dalam hal ini karena mengurangi muntah,” tambah Dr Canani.

Jahe memiliki sifat anti-inflamasi, dan diduga ini lah yang menghasilkan efek antiemetik. Karena itu, Dr Canani mengatakan timnya akan menyelidiki lebih lanjut apakah jahe efektif pada anak-anak yang tanpa gastroenteritis akut.

Baca juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.