Begini Lho Pola Pikir untuk Gerakkan Bisnis

MEPNews.id – Terjun ke dunia bisnis itu butuh mental kuat. Maka, Anda harus lebih dulu mendapatkan pola pikir bisnis yang unggul untuk memulai bisnis.

Ada banyak alasan mengapa Anda perlu mempelajari landasan untuk memiliki pola pikir bisnis yang unggul dan kemudian dapat berpikir seperti pebisnis profesional. Misalnya;

  • untuk membantu mengubah karir ke keterampilan bisnis
  • sebagai bagian dari rencana pengembangan professional
  • untuk mengatasi pertumbuhan bisnis
  • untuk memulai bisnis
  • mendukung pengalaman kerja
  • untuk dasar usulan kenaikan gaji

Apa pun motivasi Anda, pola pikir bisnis unggul tidak akan terjadi tanpa sengaja. Para profesional bisnis terbaik bekerja menciptakan pola pikir yang membedakan mereka dari pebisnis lainnya. Mendapatkan pola pikir unggul ini sangat membantu mereka memulai atau mengembangkan bisnis. Nah, dasar-dasar bagi pola piker bisnis ungglan itu memerlukan;

  1. Percaya diri

“Rasa percaya diri itu menular,” kata Janine Allis, konglomerat Boost Juice dari Australia.

Rasa percaya diri itu tidak cukup sekadar dipelajari. Anda harus mewujudkannya setiap hari. Kelak, kepercayaan diri akan mengambil kendali atas tujuan, aspirasi, dan karier Anda, dan menggiring orang lain untuk mendukung Anda di sepanjang jalan. Tapi, bagaimana bisa percaya diri? Ada banyak cara! Setiap hari, kembangkan ‘zona kenyamanan’ Anda dengan melakukan sesuatu yang sulit atau yang baru. Di level pikiran, belajarlah bertanya pada diri sendiri tentang pertanyaan yang lebih baik. Jangan bertanya pada diri sendiri, “Mengapa ini tidak berhasil?” Lebih baik tanyakan, “Seberapa banyak cara lain yang dapat saya temukan untuk menyelesaikan masalah ini?”

  1. Mengelola orang

“Selain kepribadian kuat untuk membangun bisnis dari awal, Anda juga harus memahami seni mendelegasikan tugas dan wewenang,” kata Richard Branson, konglomerat Virgin dari Inggris.

Setiap profesional bisnis yang sukses tentu memiliki jaringan orang-orang di sekitar yang membantu menyelesaikan pekerjaan. Maka, memahami cara mempekerjakan dan mengelola orang, mendelegasikan tugas secara efektif, dan menciptakan budaya tim, merupakan hal mendasar bagi kesuksesan bisnis.

  1. Gunakan alat bantu produktivitas

“Fokuslah untuk menjadi produktif daripada sekadar sibuk,” kata Tim Ferriss, penulis ‘The 4-Hour Work Week.’

Otak bisnis yang cerdas tentu tahu cara bekerja lebih sedikit tapi bisa melakukan lebih banyak hal. Ada banyak sumber daya yang membantu tim dalam melakukan pekerjaan secara lebih baik. Alat-alat bantu bisnis antara lain akunting online Xero, pengeiriman pesan kolaborasi Slack, kolaborasi proyek Basecamp, sarana berbagi dokumen Manage Protect, dan hingga Office 365, dapat membuat seni berbisnis jadi lebih mudah dan membantu ketika Anda memulai bisnis. Alat-alat ini membebaskan sejumlah waktu untuk pekerjaan penting dan produktif.

  1. Fokus pada tujuan pribadi

“Menetapkan tujuan adalah langkah pertama dalam mengubah apa yang tak terlihat menjadi terlihat,” kata Tony Robbins motivator bisnis.

Setiap institusi bisnis memiliki pemimpin, dan pemimpin visioner memiliki tujuan besar. Selain tujuan bisnis, penting juga untuk memiliki tujuan pribadi. Bagaimana Anda ingin mengembangkan karir? Nilai-nilai inti apa yang membuat Anda siap bangun pagi tiap hari? Seperti apa Anda menginginkan hal terpenting Anda pada 365 hari ke depan? Ketika tahu apa yang diinginkan, Anda dapat menetapkan ‘peta jalan’ untuk membuatnya menjadi kenyataan. Maka, Anda kelak akan lebih bahagia di tempat bisnis dan di rumah.

  1. Tekad untuk belajar

“Sebagian besar kesuksesan saya bersumber dari konsep dasar dan persiapan matang,” kata Mark Bouris, pimpinan kelompok usaha keuangan Yellow Brick Road di Australia.

Ada proses bisnis mendasar yang perlu Anda pahami untuk mematangkan pola pikir bisnis. Antara lain; cara beroperasi, manajemen keuangan, penilaian risiko, dan perencanaan proyek. Semua konsep dasar itu penting untuk mendukung bisnis yang sukses. Mengetahui dasar-dasar bisnis itu bisa membantu Anda membuat keputusan lebih baik. Belajarnya dari mana? Dari kampus, orang-orang yang berpengalaman, hingga dari podcast, buku, seminar online, dan lain-lain. Yang penting, belajar terus untuk mencapai kualifikasi sehingga Anda selalu siap menghadapi tantangan baru dan pertumbuhan yang tak terelakkan dalam setiap bisnis.

  1. Belajar dari kesalahan

Mempelajari cara menilai risiko dan memanfaatkan peluang yang muncul adalah pola pikir utama yang harus dikuasai. Anda pasti membuat kesalahan, namun Anda dapat belajar bagaimana memperbaiki, bercermin, lalu memanfaatkan kesalahan menjadi keuntungan. Setiap kesalahan akan membuat Anda menjadi pebisnis yang lebih baik, selama Anda dapat mengenali apa yang salah dan merencanakan bagaimana melakukannya secara berbeda di lain waktu.

  1. Mulailah, dan terus lanjutkan

Anda tidak perlu menjadi hebat untuk memulai, tetapi Anda harus memulai untuk menjadi hebat. Setiap profesional bisnis yang hebat awalnya juga dari nol. Maka, mulailah sekarang dalam kondisi apa adanya. Setiap hari dalam bisnis adalah hari baru, adalah kesempatan untuk berkembang dan terus berkembang. Jika kebetulan mandeg, setiap hari adalah kesempatan untuk restart dan kembali ke bisnis. Di depan, kesuksesan sedang menunggu Anda. Yang Anda butuhkan hanya komitmen dalam pikiran untuk mengambil langkah berikutnya. (*)

Facebook Comments

POST A COMMENT.