Kebahagiaan Masa Kecil Kunci Kesuksesan

By: Syaifulloh

Penikmat Pendidikan

MEPNews.id —- Tidak bisa dipungkiri bahwa kesuksesan hidup dan keberhasilan karier tidak bisa dilepaskan bagaimana suasana hati waktu kecil. Suasana gembira dengan permainan-permainan yang bisa menggerakkan seluruh potensi yang ada di tubuh manusia.

Permainan masa kecil, terutama yang saat ini berusia di atas 40 tahun pasti mengalami permainan-permainan yang penuh dengan tantangan untuk bisa melakukannya.

Ternyata semua aktivitas permainan waktu kecil menjadikan seseorang untuk pantang menyerah dan mengejar kesuksesannya.

Untuk bisa naik sepeda, anak-anak kecil masa lalu harus belajar dengan sungguh-sungguh, sepeda besar “laki-laki” yang di depannya ada plang di atas membuat posisi naik sepeda harus miring.

Posisi miring seperti ini membuat anak bisa bekerja keras untuk bisa menaiki sepeda besar ini. Bekerja keras dengan menaklukkan tantangan besar agar bisa naik sepeda yang dilakukan dengan riang gembira membuat anak hatinya lapang dan terbuka dalam menerima tantangan yang berat.

Ketika sepeda dikayuh dengan posisi miring itu, membutuhkan keseimbangan yang sempurna. Keseimbangan kaki, tangan, mata dan pikiran untuk mengambil keputusan ketika mengayuh sepeda menjadikan anak tidak mudah putus asa.

Ketika mengayuh sepeda terlalu kencang, tidak bisa tangan untuk mengerem karena posisi tangan tidak bisa menekan rem yang posisinya lebih tinggi dibanding postur tubuh.

Dengan pola seperti ini, membiasakan untuk membuat keputusan yang tepat dan ketika dewasa menjadikan kebiasaan mengambil keputusan ini menjadikan salah satu keberhasilan seseorang.

Posisi kaki sebelah kiri yang bisa menjuntai ke bawah dan bisa menyentuh tanah bisa menjadi penyeimbang yang pas untuk bisa stabil. Posisi ini menjadikan ketika dewasa lebih mudah untuk bergaul dan bisa menghormati siapapun, bisa membantu orang lain mengatasi keputusan.

Kaki yang tidak pakai sandal ketika naik sepeda dan setiap saat kaki kiri bisa menjadi rem dengan langsung bersentuhan tanah dengan keras tanpa takut sedikitpun terluka. Pengalaman seperti ini menjadikan ketika dewasa untuk menjadi toleransi kepada orang yang berbeda paham. Karena pada dasarnya toleransi ini sangat berpengaruh kepada keberhasilan seseorang ketika bisa menjadikan diri untuk saling menghormati sesama.

Kesemuanya itu pengalaman yang membawa selesainya perkembangan motorik halus dan motorik kasar yang menjadi salah satu syarat anak berkembang sempurna.

Permainan kecil yang menyenangkan bisa menjadi kesuksesan karena dalam diri anak tertanam sikap gembira dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi saat itu dan harus bisa memecahkan masalah secara langsung melalui permainan yang menyenangkan.

Terkadang manusia tidak menyadari bahwa segala macam permainan akan memperkuat memori untuk menjadi pijakan dalam mengarungi hidup yang bermakna.

Wassalam

Article Tags

Facebook Comments

POST A COMMENT.