Minat Baca Rendah, Gernas Baku Diluncurkan

Wardhana dan Langkanya di Dunia Pendidikan (2)

MEPNews.id —- Membiasakan membaca memang bukanlah perkara yang mudah, perlu dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah melalui progran Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku (Gernas Baku).

Di ruang seminar CV Wardhana Surabaya, 5 Mei 2018 lalu juga digelar pencanangan Gernas Baku.

“Sebagai mitra pemerintah, Wardhana selalu mendukung kebijakan dan kegiatan serta program yang dicanangkan pemerintah, ” tegas Rahmi Aprilawati, Direktur CV Wardhana yang menjadi perusahaan penyedia alat peraga pendidikan.

Maka, orangtua membacakan buku untuk anaknya adalah program bagus yang harus kami dukung. “Kemarin kami siapkan buku dan suasana yang nyaman agar orangtua mau membacakan buku.”

Gerakan ini adalah gerakan yang dicanangkan oleh pemerintah melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI guna mendukung inisiatif dan peran keluarga dalam meningkatkan minat baca anak melalui pembiasaan, di rumah, satuan PAUD, dan di masyarakat.

Gerakan ini secara resmi dilaksankan serentak di Indonesia pada tanggal 5 Mei 2018. Gernas Baku telah dimulai program dan pengkajiannya sejak bulan Februari 2018 melalui kegiatan bulan sosialisasi dan kampanye serta seminar nasional Gernas Baku.

IMG-20180508-WA0137

IMG-20180508-WA0139

Minat Baca Rendah

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Hasi survei  Programme for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2015 menunjukan bahwa Indonesia berada di urutan ke-64 dari 72 negara. Menurut survei Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2015, sebanyak 91,47% anak usia dini lebih suka menonton televisi dan 13,11% yang suka membaca.

Berdasar dua survei tersebut dapat dikatakann bahwa tingkat membaca kita masih kurang kususnya untuk anak usia dini.  Abad 21 membutuhkan anak yang mampu berfikir kritis, kreatif, komunikatif dan mampu berkolaborasi. Orangtau dituntut mendampingi putra putrinya untuk menguasai beragam kecakapan literasi. (Anang)

Article Tags

Facebook Comments

POST A COMMENT.