Masuk Surga Tanpa Hisab Dan Adzab

Oleh Masruri Abd Muhit

MEPNews.id — Dalam hadits tentang keutamaan tauhid, diriwayatkan dari Abu Said alkhudry ra bahwa rosulullah saw bersabda, Musa alaihissalam berkata, wahai Tuhanku, ajari aku sesuatu yang dengannya saya berdzikir dan berdoa. Dia berfirman, katakanlah hai Musa, la ilaha illallah tiada tuhan yg patut disembah kecuali Allah. Musa berkata, wahai Tuhanku, semua hambaMu mengatakan itu. Dia berfirman, hai Musa, kalau langit yg tujuh dan penghuninya selainKu serta bumi yg tujuh dan penghuninya di ujung timbangan sementara la ilaha illallah di ujung yg lain, maka akan condong ke la ilaha illalloh. HR. Ibnu Hibban dan Hakim.

Begitu utamanya tauhid itu, langit dan bumi dengan segala penghuninya selain Allah tidak bisa mengalahkan keutamaannya, bahkan tauhid atau keimanan menjadikan pemiliknya dijamin dimasukkan surga oleh Allah swt, apa pun amalnya.

Dari Ubadah bin Shomit ra berkata bahwa rasululloh saw bersabda, barang siapa bersaksi bahwa tiada tuhan yg patut disembah kecuali Allah saja,tiada sekutu bagiNya, bahwa Muhammad hamba dan rosulNya, bahwa Isa hamba Allah dan rosulNya, kalimatNya disampaikan kepada Maryam dan ruh dariNya, bahwa surga itu haq, dan bahwa neraka itu haq, Allah memasukkannya surga, apa pun amalnya. HR. Bukhori Muslim.

Dengan iman dan tauhid seseorang dijamin akan dimasukkan surga oleh Allah swt, apa pun amalnya, seberapa pun kebaikannya, meski pun sedikit amal baiknya. Namun bukan berarti kemudian kita memahami bahwa kita boleh merasa tidak perlu banyak beramal, toh kita akan dimasukkan surga oleh Alloh swt, asal kita beriman dan bertauhid.

Ya, memang kita akan dimasukkan surga oleh Allah swt. Semua orang beriman dan bertauhid akan dimasukkan surga, namun dalam memasukkan surga itu ada dua macam, pertama memasukkan secara sempurna tanpa mampir dulu ke neraka, sedang yg kedua memasukkan dengan kurang sempurna, memasukkan surga tapi sebelumnya harus mampir dulu ke neraka. Perlu diingat neraka itu biar mampir bisa dibayangkan sulit dan menyakitkannya, orang yg paling ringan saja ujung jari kakinya saja yg tersentuh api neraka ubun-ubunnya bisa mendidih.

Dulu seorang kyai di desa memberikan gambaran bagaimana orang beriman dimasukkan ke dalam surga Allah, ibarat almari pakaian, maka pakaian yg putih bersih tanpa noda bisa langsung dimasukkan ke dalam almari dan ditaruh paling atas, sementara yg kotor dengan noda tidak langsung dimasukkan almari, tapi harus melalui proses dicuci dulu, diucek-ucek dibilas, dipukul-pukulkan dulu, diperas, dijemur, terus distrika dan seterusnya, baru setelah itu dimasukkan ke dalam almari pakaian itu pun tidak ditaruh di atas.

Kita orang beriman dan bertauhid beruntung pasti akan dimasukkan surga, namun masuknya sesuai dengan kuwalitas iman dan tauhid kita, semakin iman dan tauhid kita bebas dari noda syirik dan maksiat maka semakin muluslah jalan kita menuju gerbang surga Allah swt.

Dalam salah satu hadis rosulullah saw diceritakan bahwa ada 70.000 orang ummat Muhammad saw yg masuk surga langsung tanpa adzab dan sonder hisab.

Dari Husoin bin Abdirrohman berkata, saya berada di depan Said bin Jubair, terus beliau berkata, siapa diantara kalian yg melihat bintang jatuh semalam ? Saya berkata, saya, kemudian saya berkata lagi, tapi saya tidak solat, namun saya disengat oleh binatang berbisa. Said berkata, apa yg kau lakukan ? Saya berkata, saya melakukan ruqyah. Dia berkata, apa ada dalil yg membuatmu melakukan itu ? Saya mengatakan, sebuah hadis yg disampaikan oleh Assya’by. Apa yg disampaikannya ? Kata dia. Sayapun mengatakan, dia menyampaikan hadis dari Buroidah bin Husoib bahwa dia berkata, tidak boleh ruqyah kecuali karena ain (sakit karena gangguan jin) dan humah (panas dingin karena disengat binatang beracun).

Said berkata, sungguh bagus orang yg mendengar sampai selesai. Tetapi Ibnu Abbas memberi tahuku suatu hadis dari rosulullah saw bersabda, ummat ummat sebelumku diperlihatkan kepadaku, aku lihat seorang nabi bersama bbrp orang antara tiga sampai sembilan (arrohtu), seorang nabi bersama seorang dan dua orang, dan seorang nabi tanpa seorang pun bersamanya.

Tiba-tiba terlihat olehku segerombolan besar, aku mengira itu ummatku. Kemudian aku diberitahu, itu Musa dan kaumnya. Maka aku pun melihat lagi sekelompok besar, dan aku diberi tahu, itu ummatmu dan bersama mereka tujuh puluh ribu masuk surga tanpa hisab dan adzab.

Kemudian nabi bangkit terus masuk rumah beliau. Maka orang-orang pun membicarakan siapa mereka (yg masuk surga tanpa hisab dan adzab itu), sebagaian mengatakan, mungkin mereka itu yg menjadi sahabat rosulullah saw, sebagaian ada yg mengatakan, mungkin mereka yg dilahirkan dalam Islam dan tidak pernah melakukan syirik, dan banyak pendapat lagi, kemudian rasulullah saw keluar kepada mereka, maka merekapun memberi tahu beliau, kemudian bersabda, mereka adalah orang orang yg tidak minta di ruqyah, tidak minta dikayyi (pengobatan dg api) dan tidak bertatoyyur (percaya pada suara burung atau kepercayaan tahayyul), dan mereka hanya bertawakkal kepada Tuhan mereka.

Maka berdirilah Ukkasyah bin Mihson terus berkata, berdoalah kepada Allah agar menjadikanku termasuk dari mereka. Nabi pun bersabda, engkau termasuk dari mereka.

Kemudian ada seorang lain berdiri dan berkata, berdoalah kpd Allah agar menjadikanku termasuk dari mereka. Maka nabi pun bersabda, engkau sudah kedahuluan Ukkasyah. HR. Bukhori dan Muslim.

Mari kita berusaha merealisasikan dan meningkatkan kemurnian iman dan tauhid kita…. Semoga kita termasuk 70.000 orang yg masuk surga tanpa hisab dan adzab. Amin.

Article Tags

Facebook Comments

POST A COMMENT.