Tambalan Peptida di Gigi Dijamin Tidak Nyeri

MEPNews.id – Pernah bermasalah dengan gigi bolong? Sungguh menyusahkan. Ke dokter? Ini juga mengerikan. Bahkan, suara dengung mesin bor untuk tambal gigi saja sudah bikin hati ngeri. Tapi, itu dulu. Sekarang ditemukan cara tambal gigi yang tidak menyakitkan! Terobosan ini memperbaiki lobang gigi secara ‘alami’ menggunakan peptida.

Thomas McMullan dalam alphr.com edisi 16 April 2018 mengabarkan, para peneliti di University of Washington di Amerika Serikat mengembangkan metode pembangunan kembali lapisan email pelindung gigi. Dengan memanfaatkan rantai pendek asam amino yang disebut peptida, mereka membuat lapisan mineral baru sehingga efektif menambal bagian yang bolong.

Dalam laporan yang diterbitkan di ACS Biomaterial Science and Engineering, tim peneliti menerapkan peptida yang dirancang khusus pada lesi gigi yang dibuat di laboratorium. Hasilnya, substansi itu bisa menyembuhkan lobang dengan cara memperbaiki mineral di bagian email gigi.

Mehmet Sarikaya, profesor ilmu material yang jadi penulis utama studi, menggambarkan temuan ini sebagai alternatif sehat untuk perawatan kesehatan gigi mutakhir.

Ketika gigi mulai tumbuh di dalam gusi, sel ameloblast mengeluarkan protein amelogenin yang membentuk mahkota email. Namun, ketika gigi sudah muncul, sel ameloblast ini mati. Ini berarti gigi ditinggalkan dengan lapisan pelindung yang tidak dapat menyembuhkan dirinya sendiri. Meski lapisan pelindung ini kuat, tetapi tetap saja bisa kelelahan karena makanan tertentu atau kotor.

“Bakteri mencerna gula dan karbohidrat terfermentasi lainnya dalam lingkungan mulut. Asam, sebagai produk samping aktivitas bakteri, akan mengikis email gigi dalam proses demineralisasi,” tulis Sami Dogan, mitra peneliti.

Jika lobang terbentuk di email, dokter gigi biasanya perlu turun tangan dengan menambalkan dental filling. Agar bisa tertanam, biasanya perlu bor.

Namun, perawatan baru ini sangat minim intervensi dan tidak membuat luka baru. Secara alami meniru tindakan ameloblast, peptida digunakan untuk membentuk lapisan mineral baru ke email yang rusak. Prosesnya tanpa membutuhkan pengeboran.

Inti dari teknik baru ini adalah; peptida dari amelogenin ini menyebabkan enamel baru terbentuk 10-50 mikrometer pada gigi setelah setiap kali aplikasi. “Peptida ini terbukti bisa mengikat permukaan gigi dan merekrut ion kalsium dan fosfat,” kata Deniz Yucesoy, juga mitra penelitian.

Meski demikian, teknik ini hanya berlaku untuk lobang di email dan bukan untuk kerusakan lebih dalam pada lapisan dentin gigi. Meski sudah berhasil dalam tes laboratorium, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengukur apakah solusi peptida ini bekerja dengan baik pada gigi yang hidup. Jika berhasil, para peneliti percaya peptida dapat ditambahkan ke pasta gigi sebagai tindakan pencegahan atau penyembuhan gigi bahkan sebelum membentuk rongga.

Baca juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.