Kelak, Komputer Hanya Sebesar Kepala Peniti

MEPNews.id – Mungkin itu terdengar seperti perangkat futuristik dari novel spionase ala agen rahasia 007 James Bond era modern. Tapi, menurut penelitian baru dari University of New Hampshire di Amerika Serikat, komputer seukuran kepala peniti itu mungkin menjadi kenyataan lebih cepat daripada yang pernah dipikirkan. Mengapa? Para peneliti sudah menemukan kombinasi bahan yang memberi lingkungan lebih stabil untuk penyimpanan data, yang pada akhirnya mengarah ke komputer supermini.

“Kami sangat optimis tentang kemungkinan itu,” ujar Jiadong Zang, asisten profesor fisika, dalam rilis yang dikutip ScienceDaily edisi 12 April 2018. “Dalam industri komputer, ada dorongan ke arah penyimpanan yang lebih kecil dan lebih kuat. Namun, kombinasi bahan saat ini masih menciptakan situasi mudah berubah; data dapat hilang setelah perangkat dimatikan. Nah, penelitian kami menunjukkan kombinasi baru sebagai opsi yang jauh lebih aman. Kami senang temuan ini memiliki potensi mengubah lansekap teknologi informasi.”

Hasil penelitian Zang bersama tim University of New Hampshire baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Science Advances. Mereka menguraikan kombinasi yang memungkinkan energi anisotropik tegak lurus (PMA) yang lebih stabil, sebagai komponen penggerak utama dalam RAM (memori akses-acak) atau penyimpanan data dalam komputer.

Bahan-bahan yang mereka ajukan terdiri dari film ultra-tipis yang dikenal sebagai Fe monolayers. Film-film ini ditumbuhkan di atas zat non-magnetik, dalam hal ini substrat X-nitrida. X ini bisa saja boron, galium, aluminium atau indium. Menurut penelitian, kombinasi ini meningkatkan energi anisotropik lima puluh kali lipat, dari 1 meV jadi 50 meV. Energi besar ini memungkinkan jumlah data lebih besar untuk disimpan dalam lingkungan lebih kecil.

Di era yang sangat bergantung pada informasi sangat besar dari laptop hingga telepon cerdas, Zang mengatakan selalu ada permintaan besar untuk perangkat yang lebih efisien. Maka, membuat prosesor dan unit penyimpanan yang lebih kecil merupakan langkah penting. Tidak hanya untuk ukuran, tetapi juga untuk keamanan data.

“Ada gerakan besar untuk beralih ke memori akses acak magnetik (MRAM) untuk penyimpanan di komputer, karena lebih stabil,” kata Zang. “Tidak hanya penyimpanan data yang lebih aman, tetapi juga radiasi lebih sedikit dipancarkan dari perangkat. Kombinasi material dan perhitungan kami membuka pintu bagi kemungkinan komputer lebih kecil, mulai dari untuk penyimpanan data dasar hingga untuk perjalanan misi luar angkasa. Bayangkan meluncurkan roket dengan komputer yang hanya seukuran kepala peniti. Itu tidak hanya menghemat ruang tetapi juga menghemat banyak bahan bakar.”

Baca Juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.