Media Sosial: Positif dan Negatif

Oleh : Dr. Djuwari, M.Hum

MEPNews.id —– Media sosial (medsos) itu beragam. Ada tweeter, instagram, linkedin, WhatsApp, Line, dan lain-lain. Namun, yang sedang tren dibahas secara global saat ini adalah facebook. Mendengar tanya jawab antara anggota kongres di Amerika dengan pemilik medsos facebook—Mark Zukerberg— terasa mengerikan tentang medsos dan akibatnya.
Bayangkan saja, pertanyaannya tidak hanya terkait metodologi transaksi pesan dan penyimpanan data rahasia pribadi penggunanya saja, melainkan juga dunia politik dan perdagangan. Dalam dunia politik, masyarakat dunia tahu tentang kontroversi hasil pilihan Presiden Amerika—Mr. Donald Trump. Sebagai masyarakat awan, kita yang tidak paham dunia teknologi informasi (TI), kita hanya melongok saja mendengar tanya-jawab itu.
Selama ini, para pengguna atau pemilik akun facebook tidak selamanya aman. Bisa saja, terjadi peretasan. Hanya saja, yang diretas itu mereka yang memiliki data rahasia dan penting. Apalagi data yang strategis. Bagi pengguna atau pemilik akun seperti itu, mungkin mereka yang harus lebih hati-hati.
Dalam hal transaksi informasi—melalui medos, ada positif dan negatifnya. Sisi positif, kita mengakui peran medos—khususnya facebook sangat banyak. Pertama, pertemanan. Siapa saja mengalami nikmatnya fungsi ini. Kita bisa bercengkerama ke mana saja dengan siapa saja yang sudah menjadi pertemanan. Ini pun tidak mengenal wilayah.
Kita bisa berkomunikasi dengan siapa saja di dalam negeri maupun di luar negeri. Kita bisa saling tukar-menukar cerita dan pengalaman. Kita bisa saling memberi berita baik di sana sini. Bahkan, kita bisa mengetahui kejadian bencana alam di mana saja juga melalui salah satunya akun facebook.
Kedua, dalam bidang perdagangan, kita senantiasa membaca teks-teks postingan berupa jual beli produk. Kita juga sering membaca iklan-iklan perdagangan. Bahkan, saya sendiri juga pernah membeli produk dari iklan facebook. Ini semua—secara ekonomis—kita bisa menciptakan kreativitas dalam segi positif. Perdagangan online dan perekonomian rakyat bisa berjalan dengan baik.
Di samping itu—dalam hal pendidikan—kita juga sering mendapatkan berita-berita terkait dengan pendidikan. Perkembangan sekolah dan kegiatan sekolah juga ada. Perkembangan penelitian dan teknologi juga ada. Semuanya sangat berguna bagi pemilik akun facebook. Semua isi itu juga baik bagi penggunanya dalam medos facebook.
Namun, di sisi lain medsos ini juga memiliki sisi negatif. Tidak sedikit, pesan-pesan atau postingan ada yang menimbulkan kekacauan. Tidak sedikit berita-berita yang dikategorikan fake alias hoax. Berita berita semacam ini memang bagian dari sisi negatif facebook. Banyak masyarakat yang terkotak-kotak, bisa saja karena pesan pesan seperti itu.
Salah satu pertanyaan yang dilontarkan kepada Zukerberg adalah, tentang iklan obat-obatan yang mengandung bahan adiktif (bikin katagihan). Apakah iklan-iklan yang masuk dalam data facebook seperti itu juga dianalisis dan diizinkan (=baca: dilegalkan)? Jumlahnya ditafsirkan ribuan dan korbannya justru jutaan karena menggunakan obat-obatan yang belum tentu registered. Kita tidak sejauh itu pemikirannya karena memang kita tidak selalu berjualan obat-obatan. Ini mungkin di luar negeri sebab kita cepat kenal dengan nama obat itu dan tahu persis siapa penjualnya kalau itu obat obatan di dalam negeri.
Semua pertanyaan yang harus djawab Ya atau Tidak, selalu dijawab dengan uraian. Tidak langsung dijawab dengan cepat Ya atau Tidak. Ini mendandakan bahwa manajemen medos itu sangat rumit sehingga jawababnya tidak sekadar Ya atau tidak. Jawabannya memerlukan uraian. Pada dasarnya, diakui juga bahwa manajemen medos itu sagat kompleks. Tidak terjangkau sampai terjadi berbagai permasalahan. Apa lagi dalam dunia politik.
Namun, kita patut tercengang. Zekerberg yang masih muda dicercar berbagai pertanyaan, disaksikan para anggota kongress yang begitu besar, dia senantiasa menjawab semua pertanyaan dengan tegap. Meskipun begitu, masih ada banyak anggota kongress yang belum merasa puas.
Pada akhirnya, kembali kepada kita. Marilah kita gunakan medos untuk hal-hal positif. Sudah waktunya bagi para pemilik akun medos untuk memanfaatkan medos dalam hal-hal positif. Pertemanan, pertukaran informasi dan pengetahuan merupakan hal positif. Jika terjadi konflik, segera mengarahkan ke hal positif karena medsos itu baik. Sisi buruknya bergantung pada sikap penggunanya.

Penulis adalah : Pengamat Pendidikan dan Sosial
President of International Association of Scholarly Publishers, Editors, and Reviewers (IASPER)
Dosen Bahasa Inggris STIE Perbanas Surabaya

Article Tags

Facebook Comments

POST A COMMENT.