Cak Yudho dan Cak Percil Akhirnya Pulang Surabaya

MEPNews.id – Lega dan rasa syukur yang dalam. Itulah perasaan dua pelawak asal Jawa Timur, Yudho Prasetyo (Cak Yudho) dan Deni Afriandi (Cak Percil), akhirnya tiba di Surabaya. Mereka terbang langsung dari Hong Kong menuju Surabaya menggunakan maskapai Brunei Airlines dengan nomor penerbangan BI-795.

Pesawat Brunei Arlines itu tiba di Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (8/3/2018) sekitar pukul 21.15 WIB. Mereka tiba dengan didampingi oleh perwakilan KJRI Hong Kong.

“Alhamdulillah, ini yang kita tunggu-tunggu bisa kembali lagi ke sini,” kata Cak Percil di terminal 2 Bandara Internasional Juanda.

Setiba di Bandara Juanda, mereka tak langsung bisa menemui keluarga masing-masing. Mereka harus melakukan serah terima berkas terlebih dahulu. Serah-terima berkasnya pun, disaksikan langsung oleh Kejaksaan Pengadilan Negeri Surabaya selama lebih satu jam.

Kegembiraan dan keharuan Cak Yudho dan Cak Percil setelah tiba di Indonesia tak bisa ditutupi. Raut wajah yang berbinar dan linangan air mata terlihat pada wajah kedua pelawak tersebut.

“Alhamdulillah, yang kita tunggu-tunggu selama satu bulan akhirnya tiba. Karena apa, sebelumnya kita dengar kita dituntut selama dua tahun di sana, apalagi di negeri orang,¬†gimanaya,” tandasnya.

Sebagaimana diberitakan Detik.com, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan BHI Kemlu Lalu M Iqbal di Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (8/3/2018) menjelaskan, mereka sudah dipulangkan dengan Brunei Airlines melalui Bandar Seri Bengawan. Mereka sekarang posisinya di KJRI Hongkong,” ujarnya.

Cak Percil dan Cak Yudho ditahan lantaran menyalahgunakan visa kunjungan. Mereka ke Hong Kong atas undangan dari komunitas buruh migran untuk mengisi acara pada Februari lalu.

Kedua pelawak itu langsung diamankan oleh pihak Imigrasi Hong Kong setelah mengisi acara. Keduanya diduga menerima bayaran dari acara tersebut lantaran ada tiket masuk untuk menyaksikan lawakan mereka.

Sebelumnya sempat diberitakan bahwa Cak Percil dan Cak Yudho bisa divonis 2 tahun penjara. Namun, berkat bantuan dari KJRI Hong Kong, mereka mendapat vonis ringan, yakni 6 minggu penjara dan 18 bulan hukuman percobaan. Cak Percil dan Cak Yudho sudah bisa bebas karena telah menjalani masa tahanan.

Article Tags

Facebook Comments

POST A COMMENT.